Atasi Masalah Impor, Erick Thohir Akan Bentuk BUMN Kluster Pangan

Reporter: Yehezkiel Sitinjak
0
69

Menteri BUMN Erick Thohir/The Iconomics

Kementerian BUMN sedang menyiapkan roadmap mengkonsolidasikan perusahaan milik negara ke dalam kluster pangan. Adapun rencana konsolidasi itu menggabungkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN), Perum Bulog dan PT RNI sebagai bagian untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Dengan penggabungan PTPN, Bulog dan RNI ke dalam kluster pangan akan mendorong terbentuknya rantai industri pangan yang terkonsolidasi di BUMN,” kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (22/5).

Dengan adanya konsolidasi BUMN pangan itu, kata Erick, salah satunya untuk mengatasi impor yang kerap menjadi masalah di bidang pangan. Khususnya terkait dengan komoditas gula.

Erick mengatakan, BUMN memiliki 130 ribu hektare tanah di bawah PTPN dan 140 ribu hektare lahan yang dimiliki rakyat yang dikelola BUMN. Dan ini seharusnya dapat dimanfaatkan untuk menyeimbangkan kebutuhan 3,5 juta ton gula di Indonesia. Dari jumlah ini BUMN menyuplai 800 ribu ton, lalu swasta 1,2 juta ton dan sisanya berasal dari impor.

“Seperti industri kesehatan, impor juga menjadi masalah krusial di industri pangan, di mana kita masih bergantung kepada asing, hal ini perlu direformasi untuk memastikan ketahanan pangan di Indonesia,” ujarnya

Baca Juga :   Arif Suhartono Gantikan Elvyn G. Masassya Jadi Dirut Pelindo II

“Dengan penggabungan kluster pangan ini, kami yakin BUMN dapat mengurangi impor dan ke depan bisa mewujudkan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.”

Leave a reply