Mandiri API Berikan Kemudahan dan Kenyamanan untuk Nasabah

Reporter: Yehezkiel Sitinjak
0
80

Kantor pusat Mandiri InHealth/IconomicsKantor pusat Mandiri InHealth/Iconomics

PT Bank Mandiri telah meluncurkan Mandiri Application Programming Interface (API) untuk berkolaborasi dengan pihak ketiga dengan membangun sistem API dan open banking. Melalui Mandiri API, para mitra bisnis bisa dengan mudah mengakses informasi serta mengintegrasikan layanan dan produk perbankan yang dimiliki oleh Bank Mandiri di platform digital milik mereka.

Dengan demikian, keberadaan Mandiri API akan mempermudah kerja sama bank dengan para mitra berplatform digital, baik itu e-commerce, fintech, startup maupun korporasi lainnya. Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan, sebagai bagian dari roadmap transformasi digital Bank Mandiri, Mandiri API akan menjadi katalis pertumbuhan dan pengembangan ekosistem digital saat ini.

“Jadi banking tidak lagi hidup sendiri tapi kita membuka diri untuk diakses oleh mitra-mitra seperti e-commerce dan fintech untuk mengakses kita. Bank memiliki bisnis cukup luas, database banyak, customer banyak, dan transaksi dan layanan yang oke. Kita berkolaborasi dengan e-commerce dan fintech membuat potensi bisnis kita bertambah,” kata Hery Gunardi saat telekonferensi pers secara virtual, Senin (14/9).

Baca Juga :   Uji Coba Bank Digital Hong Kong dengan Bunga Deposito Tinggi

Dengan adanya Mandiri API, kata Hery, akan menguntungkan nasabah karena memberi kemudahan dan kenyamanan bagi para pelanggan mitra Bank Mandiri untuk mengakses layanan perbankan. Dengan demikian, menunjang pertumbuhan platform digital mitra melalui ketersediaan layanan perbankan yang handal dan jaringan nasabah Bank Mandiri yang luas.

“Misalnya saja, melalui API kita fasilitasi digital platform untuk bisa top up e-money. Kita sediakan jalur pengajuan pinjaman untuk kredit UMKM secara digital dengan cepat tanpa tatap muka. Kita juga tingkatkan kepastian dan kecepatan pembayaran dari pelanggan mitra melalui direct debit. Kita berharap mitra dapat merasakan keuntungan serupa dengan bergabung dalam komunitas Mandiri API,” kata Hery.

Selain produk tersebut, Mandiri API menawarkan kemudahan integrasi berbagai layanan transaksi perbankan lainnya pada digital platform mitra, seperti transfer antar-rekening, transfer antar-bank, bill payment, auto debit, dan lain-lain.

Sementara itu, Direktur Teknologi dan Informasi Bank Mandiri Rico Ustavia Frans mengatakan, saat ini terdapat hampir 100 calon mitra yang telah mendaftar untuk menggunakan platform Mandiri API. Bank Mandiri menargetkan hingga 145 startup dan perusahaan fintech lainnya yang dapat menggunakan platform ini pada akhir tahun ini.

Baca Juga :   BUMN Optimalkan Seluruh Sumber Daya untuk Tangani Pasien Covid-19

Standar dari sistem keamanan ini, kata Rico, telah dibangun sesuai standar yang diperlukan sehingga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para nasabah Bank Mandiri, serta mitra platform digital untuk bertransaksi. Bank Mandiri telah menerapkan standar manajemen ISO:27001 serta memasang sistem anti-fraud untuk memonitor dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“API ini dikembangkan oleh tim Bank Mandiri, dan kita sudah memiliki tim yang dengan cepat bisa membangun ini sesuai dengan standar sistem keamanan yang diperlukan. Kita juga duduk di working group open banking API di Bank Indonesia. Harapan kita bisa menyelaraskan standar ini sehingga sesuai dengan regulator,” kata Rico.

Leave a reply