Pendapatan Turun 1,25%, Rugi Bersih Salim Ivomas Makin Membengkak

Reporter: Petrus Dabu
0
56

Ilustrasi/ist

Kinerja keuangan emiten sawit, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) makin tertekan pada kuartal pertama 2020 ini. Pendapatan perusahaan turun dan rugi bersih pun kian bertambah.

Pada kuartal pertama 2020, produksi TBS inti turun 8% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi 687 ribu ton. Seiring penurunan produksi TBS inti dan eksternal, produksi Crude Palm Oil (CPO) pun  turun 10% yoy menjadi 173 ribu ton.

Volume penjualan CPO juga ikut turun 22% menjadi 167 ribu ton. Sementara itu volume penjualan produk Palm Kernel (PK) turun 16% menjadi 39 ribu ton.

Harga jual rata-rata (ASP) CPO dan PK pada kuartal pertama 2020 naik 30% yoy dan 12% yoy.

Meski ASP naik, tetapi karena penurunan volume produksi dan penjualan, pendapatan Salim Ivomas pada kuartal pertama 2020 pun turun 1,25% yoy menjadi Rp 3,32 triliun, dari Rp 3,36 triliun pada kuartal pertama 2019. Pada kuartal pertama 2019 lalu, pendapatan masih tumbuh sebesar 5,28%.

Baca Juga :   Pendapatan Iklan Non Digital MNCN Tak Tumbuh Karena Pembatalan Acara Olahraga

SIMP mencatat laba bruto sebesar Rp 506 miliar, laba usaha Rp 143 miliar dan EBITDA Rp 585 miliar. Rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau rugi bersih sebesar Rp 51,86 miliar.

Jumlah rugi bersih ini membengkak dibandingkan Rp 31,27 miliar pada kuartal pertama 2019, terutama berasal dari rugi yang timbul dari perubahan nilai wajar aset biologis sebesar Rp 141 miliar dimana sebagian dapat diimbangi oleh kenaikan ASP, laba selisih kurs dan penurunan beban umum dan administrasi.

Leave a reply