Pendapatan Turun, Laba Bersih Emiten Sawit Lonsum Naik 109,8%

Reporter: Petrus Dabu
0
82

Ilustrasi/emitennews

Meski pendapatannya turun sepanjang kuartal petama 2020 ini, tetapi PT PP London Sumatera Indonesia Tbk (Lonsum) tetap mempertahankan pertumbuhan laba bersih, setelah pada tahun lalu turun tajam.

Pada kuartal pertama 2020, produksi TBS inti emiten dengan kode saham LSIP ini turun 10,2% year on year (yoy) menjadi 306.808 ton. Seiring penurunan produksi TBS inti dan eksternal, produksi Crude Palm Oil (CPO) turun 16,0% yoy menjadi 80.465 ton.

Volume penjualan CPO juga turun 30,5% yoy menjadi 75.998 ton dan volume penjualan Palm Kernel (PK) dan produk turunan PK turun 30,2% yoy menjadi 19.782 ton.

Lonsum yang merupakan bagian dari grup Indofood, mencatat penjualan sebesar Rp 810,0 miliar, turun 12,7% yoy terutama karena penurunan volume penjualan produk sawit (CPO, PK dan produk turunan PK) dan karet, tetapi sebagian diimbangi peningkatan harga jual rata-rata (ASP) produk sawit dan karet. Pada kuartal pertama 2020, ASP CPO dan PK naik 29% yoy dan 14% yoy.

Baca Juga :   Potret Kinerja Emiten Keuangan Pada Kuartal Pertama 2020

Pada kuartal pertama 2020, laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik induk atau laba bersih meningkat 109,8% yoy menjadi Rp 81,0 miliar. Kondisi ini berkebalikan dengan yang terjadi pada kuartal pertama 2019 lalu, dimana laba bersih Lonsum turun sebesar 66,7% yoy dari Rp 116 miliar pada kuartal pertama 2018.

Peningkatan laba bersih pada kuartal pertama 2020 terutama seiring kenaikan ASP, laba selisih kurs dan penurunan beban umum & administrasi dimana sebagian diimbangi oleh rugi yang timbul dari perubahan nilai wajar aset biologis.

Lonsum mempertahankan posisi keuangan yang sehat dengan total aset Rp10,47 triliun termasuk posisi kas Rp1,39 triliun dan dengan tidak adanya pendanaan melalui hutang (funded debt) pada tanggal 31 Maret 2020.

Leave a reply