Satgas PEN Targetkan Salurkan Anggaran Capai Rp 100 T hingga Akhir Kuartal III/2020

Reporter: Yehezkiel Sitinjak
0
161

Wakil Menteri BUMN seklaigus Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin/Kompas.com

Penyaluran anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) telah mencapai Rp 87,58 triliun sejak pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) pada Juli lalu. Karena itu, Satuan Tugas (Satgas) PEN menargetkan penyerapan anggaran mitigasi mencapai Rp 100 triliun hingga akhir Kuartal III/2020.

“Ini merupakan bagian dari proses yang krusial untuk menetralkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang negatif pada kuartal II,” kata Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (17/9).

Budi mengatakan, PDB Indonesia sekitar US$ 1 triliun atau Rp 14.500 triliun. Jika dibagi 4 kuartal, maka diperoleh PBD Rp 3.600 triliun per kuartal. Namun dengan pertumbuhan -5,3%, maka angka yang terkoreksi sekitar minus Rp 188 triliun pada kuartal lalu.

Penyerapan anggaran PEN hingga 14 September 2020, kata Budi, secara total sudah mencapai Rp 240,9 triliun atau 34,6% dari pagu anggaran Rp 695,2 triliun. Dari jumlah ini, penyerapan kluster program PEN yang didorong Satgas PEN di sektor perlindungan sosial, UMKM, dan kementerian/lembaga, dan pemerintah daerah mencapai Rp 204,97 triliun.

Baca Juga :   Tokopedia Nilai Kehadiran Gernas BBI untuk UMKM di Masa Covid-19 Sudah Tepat

Salah satu program yang baru diluncurkan pemerintah pada Agustus 2020 yaitu program Subsidi Gaji. Soal ini, kata Budi, hingga 14 September 2020 telah tersalurkan sebesar Rp 7 triliun, atau 17,43% dari pagu Rp 37,87 triliun. Hingga akhir tahun, sebanyak 15,72 juta pekerja ditargetkan dapat menerima subsidi ini.

Selain itu, kata Budi, program baru lainnya yang juga diluncurkan pada Agustus 2020 yaitu Banpres Produktif Usaha Mikro sudah mencapai penyerapan sebesar Rp 13 triliun atau 61% dari total pagu anggaran Rp 22 triliun. Program ini telah menjangkau 5,5 juta penerima manfaat dari target 9,1 juga usaha mikro. Pemerintah juga berencana menaikkan penerima manfaat menjadi 12 juta untuk program ini.

Sebagai informasi, berikut rincian penyerapan anggaran atas beberapa program besar di bawah naungan Satgas PEN hingga 14 September 2020:

1. Program Subsidi Gaji yang terealisasi sebesar Rp 7 triliun atau 17,4% dari pagu anggaran Rp 37,8 triliun;
2. Banpres Produktif UMKM yang terealisasi sebesar Rp 13 triliun atau 61% dari pagu anggaran Rp 22 triliun;
3. Kartu Sembako yang terealisasi sebesar Rp 30 triliun atau 69,2% dari pagu anggaran Rp 43,6 triliun;
4. Program Keluarga Harapan (PKH) yang terealisasi sebesar Rp 29,1 triliun atau 77,9% dari pagu anggaran Rp 37,4 triliun;
5. Bansos Tunai dan Non Tunai yang terealisasi sebesar Rp 28 triliun atau 71,9% dari pagu anggaran Rp 39,2 triliun;
6. BLT Dana Desa yang terealisasi sebesar Rp 11 triliun atau 34,4% dari pagu anggaran Rp 31,8 triliun;
7. Program Padat Karya K/L yang terealisasi sebesar Rp 11 triliun atau 59,5% dari pagu anggaran Rp 18,4 triliun; dan
8. Program Subsidi Bunga UMKM yang terealisasi sebesar Rp 3 triliun atau 7,65% dari pagu anggaran Rp 35,28 triliun.

Leave a reply