Tiongkok Mulai Pulih, Harga Patokan Sejumlah Komoditas Tambang Naik pada Juni

Reporter: Petrus Dabu
0
95

Aktivitas pertambangan/Porto

Hingga akhir Mei lalu, harga beberapa komoditas pertambangan mengalami kenaikan karena kondisi di negara utama tujuan ekspor diantaranya Tiongkok yang sudah mulai pemulihan pasca pandemi Covid-19. Kondisi ini mempengaruhi harga penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan bea keluar (BK) untuk periode Juni 2020. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 56 Tahun 2020, tanggal 27 Mei 2020

“HPE produk pertambangan periode Juni 2020 mengalami fluktuasi diantaranya komoditas konsentrat tembaga, konsentrat mangan, konsentrat besi dan konsentrat seng mengalami kenaikan dibandingkan periode bulan lalu karena kondisi di negara Tiongkok yang sudah mulai pemulihan pasca pandemi Covid-19,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana dalam keterangan pers yang dikutip Iconomics, Senin (1/6).

Wisnu menambahkan sejumlah komoditas seperti konsentrat timbal, konsentrat ilmenite, konsentrat rutil dan bauksit masih mengalami penurunan pada Juni 2020 ini karena permintaan terhadap produk tersebut belum sepenuhnya normal.

Dibandingkan periode sebelumnya, produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata-rata pada periode bulan Juni 2020 adalah konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) dengan harga rata-rata US$ 2.380,49/WE atau naik sebesar 5,30%, konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62% dan ≤ 1% TiO2) dengan harga rata-rata US$ 72,13/WE atau naik sebesar 1,85%, konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50% dan (Al2O3 + SiO2) ≥ 10%) dengan harga ratarata US$ 36,86/WE atau naik sebesar 1,85%, konsentrat mangan (Mn ≥ 49%) dengan harga ratarata US$ 248,64/WE atau naik sebesar 20,95%, konsentrat seng (Zn ≥ 51%) dengan harga rata-rata US$ 460,78/WE atau naik sebesar 3,65%, dan konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56%) dengan harga rata-rata US$ 43,07/WE atau naik sebesar 1,85%.

Baca Juga :   Harga Patokan Ekspor Konsentrat Tembaga Naik per Januari 2020, Apa Lagi yang Naik?

Sedangkan produk yang mengalami penurunan dibandingkan HPE periode sebelumnya adalah konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga rata-rata US$ 664,40/WE atau turun sebesar 3,10%, konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 45%) dengan harga rata-rata US$ 265,04/WE atau turun sebesar 5,32%, konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90%) dengan harga rata-rata US$ 939,48/WE atau turun sebesar 3,29% dan Bauksit yang telah dilakukan pencucian (washed bauxite) (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga rata-rata US$ 19,60/WE atau turun sebesar 2,05%

Sementara itu, pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54) dengan harga ratarata US$ 117,98/WE tidak mengalami perubahan.

 

Leave a reply