Katalisasi Pencegahan Karhutla, Gubernur Riau Resmikan Resort Based Management

0
227

Gubernur Riau Syamsuar meresmikan kantor Resort Based Management (RBM) di Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak pada Tamis (15/10/2020)/Dok. APPGubernur Riau Syamsuar meresmikan kantor Resort Based Management (RBM) di Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak pada Kamis (15/10/2020)/Dok. APP

Kantor Resort Based Management (RBM) di Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak telah diresmikan pendirian dan pengoperasiannya. Kantor RBM yang diresmikan oleh Gubernur Riau tersebut adalah sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kantor RBM merupakan pusat kolaborasi antara pemerintah dan swasta mencegah karhutla.  Pemerintah terdiri dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, sedangkan pihak swasta disokong oleh PT Arara Abadi. Selain itu ada pula masyarakat sekitar yang turut mendukung RBM. Masyarakat yang mendapatkan informasi mengenai titik api di wilayah tersebut dapat segera melapor pada petugas di kantor RBM untuk segera ditangani.

RBM yang siap menjadi posko kegiatan patroli api oleh KPH, Manggala Agni, TNI-POLRI ini juga dapat difungsikan sebagai pusat penyuluhan masyarakat mengenai praktik tanam berkelanjutan agar tidak lagi membuka lahan dengan praktik tebang-bakar.

“Kami berharap dengan adanya RBM ini dapat mengurangi kebakaran hutan dan lahan, dan yang kedua, masyarakat juga diberdayakan agar bisa mengelola lahan,” kata Gubernur​ Riau Syamsuar dalam siaran pers.​

Baca Juga :   GAPKI dan KLHK Rangkul Banyak Pihak untuk Cegah, Tanggulangi dan Pulihkan Karhutla

Resort ​ini pun diharapkan dapat membantu meningkatkan keharmonisan antara masyarakat dan perusahaan selama ini. Gubernur Riau mengapresiasi pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) yang dapat bekerja sama dengan pengelola konsesi dalam hal ini PT Arara Abadi.

Ia juga mengapresiasi semua pihak atas terwujudnya RBM. Awalnya RBM merupakan usulan Pemerintah Provinsi Riau untuk memberdayakan Kesatuan Pengelola Hutan (KPH).

“Saat ini, peraturan gubernurnya telah dirancang dan sedang menunggu peraturan daerah ditetapkan,” kata Gubernur Riau.

Direktur​ PT Arara Abadi Edi Haris mengatakan bahwa meski resort ​ini baru diresmikan, tetapi tim terpadu sudah bekerja sama dalam pencegahan karhutla sejak bulan Juni lalu. Ia menginformasikan bahwa telah terdapat 7 RBM di Indonesia, dua di antaranya di Riau, yaitu di Kampung Dosan dan Rupat, Kabupaten Bengkalis.

“RBM yang pertama kali berdiri di Indonesia adalah di Kampung Dosan ini. Harapan kita tak terjadi lagi kebakaran seperti tahun lalu, juga akan ada program peningkatan kesejahteraan masyarakat yang akan mendorong masyarakat tidak melakukan tindak pembakaran lahan,” tegas Edi.​

Leave a reply