Pelaku Usaha Pariwisata Diminta Ikuti Protokol New Normal dari Kemenparekraf

0
77

Gedung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/NusantaraNews

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memastikan protokol kenormalan baru akan menjadi acuan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menjalankan usahanya. Karena itu, pelaku usaha di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif siap untuk menyambut era kenormalan baru dengan menerapkan protokol berfokus pada aspek program “Bersih, Sehat, Aman”.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Dampak Covid-19 di sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenparekraf Ari Juliano Gema mengatakan, protokol ini diharapkan akan meningkatkan standar kebersihan, kesehatan, dan keamanan di sektor pariwisata, sekaligus peningkatan inovasi digital untuk memajukan sektor-sektor ekonomi kreatif Indonesia agar dapat bangkit dan bersaing di pasar global.

“Khusus sektor pariwisata, penerapan protokol normal baru tersebut bertujuan agar wisatawan dapat tetap berkunjung dengan tenang dan nyaman karena fasilitas pariwisata kini sudah semakin disempurnakan dengan standar ‘Bersih, Sehat, Aman’ yang terverifikasi,” kata Ari dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (31/5).

Protokol tersebut, kata Ari, nantinya akan menjadi standar dan kultur baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Mulai dari kedatangan di bandara, pengawasan di pintu masuk utama kawasan, penerimaan tamu, pengawasan aktivitas wisatawan, hingga menyediakan fasilitas kesehatan bagi wisatawan.

Baca Juga :   Pemerintah: Protokol Tatanan Normal Baru Diperbarui Bertahap

Ari menuturkan, protokol kesehatan ini akan melalui beberapa tahapan, mulai dari simulasi, lalu sosialisasi, publikasi kepada publik, dan yang terakhir melakukan uji coba. Pelaksanaan tahapan-tahapan ini harus diawasi dengan ketat dan disiplin serta mempertimbangkan kesiapan daerah.

“Ke depan, sesuai arahan presiden, setiap pemerintah daerah tetap harus memperhatikan betul kondisi R0 dan Rt, atau laju penyebaran Covid-19 di daerahnya dalam mempersiapkan pembukaan destinasi pariwisata, sehingga penerapan protokol kesehatan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” katanya.

Leave a reply