Jamu is The New Espresso

0
132

Ilustrasi Acaraki/Zomato

Acaraki Nusantara Persada menangkap peluang di tengah pandemi Covid-19. Semua orang memiliki fokus yang lebih banyak untuk urusan kesehatan dan daya tahan tubuh. Nah, jamu atau herbal mendapatkan angin segar.  

 

Acaraki sendiri merupakan kafe yang secara khusus mengembangkan menu berbasis jamu.  Direktur Acaraki Nusantara Persada Joni Yuwono menceritakan awal mula mengembangkan Acaraki yaitu ketika sedang berdiskusi jamu hampir semua orang menjawab sudah pernah mencoba namun mereka tidak memiliki “ingatan yang baik”. Citra yang ditinggalkan yaitu kuno dan pahit. 

 

Nasib jamu tidak seberuntung kopi meskipun sudah dikonsumsi bertahun-tahun lalu, popularitas jamu masih kalah dengan kopi. Jika dibilang jamu adalah kuno, kopi juga kuno. Jika dibilang rasanya pahit, kopi juga pahit namun orang senang minum kopi bahkan bisa menjadikan ngopi sebagai bagian dari kegiatan sehari-hari. 

 

Hal ini yang kemudian disadari oleh Joni bahwa tantangan mengembangkan Acaraki yaitu mengubah persepsi jamu dari “minuman pahit dan kuno” menjadi “minuman segar dan sehari-hari”. 

 

“Misi Acaraki yaitu ingin menjadikan jamu sebagai bagian dari lifestyle,” kata Joni Yuwono dalam gelaran Indonesia Brand Forum 2020. 

 

Untuk bisa menjadikan jamu sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, ia percaya harus ada sesuatu yang meningkatkan minat masyarakat terhadap jamu. Lewat Acaraki berbagai inovasi baik dari segi rasa dan variasi menu terus dilakukan dan termasuk dalam hal penyajian. Jika jamu disajikan dengan cara yang menarik dan moderen, perlahan strategi ini akan menghapus image jamu sebagai minuman yang kuno. Joni percaya kedepannya, Jamu is the new Espresso yang memiliki basis fanatik seperti fans kopi. 

 

Saat ini, dalam waktu kurang dari satu tahun, Acaraki telah berkembang memiliki dua cabang yakni di Kota Tua dan Kemang. Acaraki mengusung konsep dapur terbuka dimana konsumen bisa melihat proses pengolahan minuman jamu mulai dari menimbang takaran, grinder dan menyeduh jamu dengan cara yang sama dengan menyeduh espresso. Dengan menunjukkan proses pengolahan jamu yang moderen di harapkan akan meningkatkan minat konsumen terhadap jamu. 

 

IBF 2020 adalah pelaksanaan IBF yang keempat dan digelar pada 30 Juni s.d 2 Juli 2020,. Berbeda dengan acara sebelumnya, IBF kali ini digelar secara webinar.

Leave a reply