Setelah Bantu Rp52 Miliar dan 1.000 Makanan Bungkus, Inilah Rencana Dato’ Sri Tahir Berikutnya

0
213

Spanduk informasi pembagian makanan gratisSpanduk informasi pembagian makanan gratis/Ist

Mayapada Group dan Tahir Foundation membagi-bagi makanan bungkus untuk kelompok masyarakat yang terdampak Covid-19. Pendiri Grup Mayapada Dato’ Sri Tahir mengungkapkan bantuan ini diberikan karena profesi-profesi seperti driver ojek online (ojol), sopir taksi, hingga pelaku UMKM terkena dampak ekonomi cukup besar dari pandemi ini.

Kegiatan bagi-bagi makanan tersebut merupakan lanjutan dari aktivitas Tahir sebelumnya yang menyumbangkan Rp52 miliar pada akhir Maret lalu. “Bagi makanan ini tambahan aja, kita pikirin terus sambil lihat kebutuhan di lapangan,” kata Tahir kepada reporter Iconomics.

Tahir mengatakan masih ada kegiatan lainnya yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. “Kami bagi-bagi voucer belanja Kamis besok di Surabaya, Mesjid Al Akbar dan pemkot, sopir taksi, pembersih jalanan bagi voucer belanja total 7 M,” kata Tahir.

Program lainnya juga sudah direncanakan oleh Tahir. Setelah Surabaya yang tak lain kota kelahiran Tahir, ia mengatakan bantuan berikutnya akan disalurkan ke Yogyakarta, Solo dan Jawa Barat.

Adapun bagi-bagi makanan gratis yang dimulai hari ini akan dilakukan setiap hari, dari Senin dampai Jumat sebanyak 1.000 bungkus. “Itu untuk ojek online, sopir taksi, tukang sampah, pokoknya siapa saja boleh makan,” jelas Tahir dalam keterangannya, Selasa (7/4/2020).

Baca Juga :   Jual Tiga Aset, Dato’ Sri Tahir Perkuat Modal Bank Mayapada

Ia menjelaskan pemberian bantuan makanan di tengah pandemi corona ini akan dilakukan selama satu hingga 3 bulan mendatang. Ia mengatakan hal itu tergantung dari kondisi yang ada di lapangan.

“Jadi ini kita berikan setiap hari selama 1 sampai 3 bulan. Kita inginnya bisa sampai 3 bulan, tapi itu tergantung bagaimana kondisi ke depannya. Itu kita bagi-bagikan di Mayapada Tower,” jelas Pendiri Mayapada Group ini.

“Jadi Pak Presiden kan sudah betul-betul konsentrasi terhadap profesi kelas menengah. Pemerintah juga memberikan banyak stimulus, banyak bantuan langsung, angsuran kredit ditunda. Jadi kita juga mencoba ikut membantu,” lanjut Tahir.

Sementara itu, Komisaris Mayapada Hendra menambahkan bantuan makanan yang dibagikan dipesan langsung oleh pelaku UMKM. Karena itu, kata dia, pelaku UMKM juga ikut terbantu dengan adanya bantuan ini.

“Jadi kita memesan makanan ini kepada UMKM yang ada. Itu kita pesan 1 porsi harganya Rp 15-20 ribu. Kita nggak ada tawar, jadi sekalian membantu UMKM juga untuk mendapat pesananan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemberian bantuan ini dilakukan mulai pukul 10.00 WIB di Mayapada Tower. Saat ini, pihaknya juga sedang mencari titik-titik lokasi lain untuk bisa menyalurkan bantuan serupa.

Baca Juga :   4 Kebijakan Lanjutan Pemerintah untuk Gairahkan Perekonomian

“Kita lagi lihat titik mana lagi, dan sangat tergantung UMKM-nya yang bisa supply. Kita sekali jalan UMKM kena, kita bantu mereka. Terus ya ini, teman-teman dari ojol, sopir taksi, pembersih jalan, pedagang asongan, semua kita kasih. Dan kita juga menerapkan social distancing saat membagikan bantuan ini, jadi dijarak 1 meter,” tuturnya.

Leave a reply