Menko Perekonomian Beberkan 5 Program Utama Komite Penanganan Covid-19 dan PEN

0
106

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Dok. Ekon

Ada 5 program utama dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Indonesia Aman, Indonesia Sehat, Indonesia Berdaya, Indonesia Tumbuh, dan Indonesia Bekerja. Itulah programnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan Indonesia Aman adalah program rakyat aman dari Covid-19. Program ini meliputi akselerasi tes PCR, Lacak, dan Karantina secara nasional. Targetnya, daerah yang masih masuk kategori zona merah turun menjadi zona kuning dan hijau, mempersiapkan masyarakat aman menghadapi Pilkada di tahun 2020, serta persiapan pendistribusian obat-obatan, vaksin, dan antibodi dalam 1 tahun ke depan.

“Indonesia Sehat berupa reformasi layanan kesehatan berbasis gotong royong. Program ini meliputi percepatan kemandirian pelayanan kesehatan, rumah sakit, alat kesehatan, dan obat di dalam negeri. Selain itu, transformasi sistem kesehatan termasuk BPJS Kesehatan yang berkualitas,” kata Menko Airlangga dalam siaran pers.

Indonesia Berdaya adalah program peningkatan daya beli masyarakat. Program ini memfokuskan pada penyaluran bantuan sosial, program padat karya, kartu prakerja, dan subdisi gaji. Menurut Airlangga, ada juga penyaluran Kredit Modal Kerja dengan penjaminan pemerintah yang memprioritaskan UMKM. Termasuk pula pemberian subsidi listrik untuk kelompok berpenghasilan rendah dan relaksasi abodemen listrik.

Baca Juga :   Garuda Akan Kembali Beroperasi Sesuai SE Gugus Tugas Penanganan Covid-19

Indonesia Tumbuh adalah program peningkatan penerimaan negara, antara lain peningkatan ekspor, transformasi perluasan perpajakan maupun cukai, serta mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di level mikro dan sektor lain.

Adapun program Indonesia Bekerja adalah untuk (meningkatkan) penyerapan tenaga kerja.

“Dari Komite juga menyiapkan program multi years, terutama terkait dengan perencanaan dari program-program yang memang harus dilakukan tidak dalam satu tahun. Tentunya pelaksanaan program yang ada di tahun 2020 diharapkan akan didorong sampai tahun 2021,” kata Menko Perekonomian.

Leave a reply