Setelah Filipina, Isuzu Jajaki Ekspor ke Negara Lainnya

Reporter: Petrus Dabu
0
308

Jap Ernando Demily, Presiden Direktur PT Izuzu Astra Motor Indonesia/Iconomics

PT Isuzu Astra Motor Indonesia terus memperluas pasar kendaraannya, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga merambah ke negara-negara lain.

Perusahaan ini sudah mulai melakukan ekspor ke Filipina sejak Januari 2020 lalu. Jap Ernando Demily, Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia mengatakan jumlah kendaraan yang diekspor ke Filipina hingga Februari mencapai 800 unit.

Jap mengatakan pihaknya menargetkan setiap tahun bisa mengekspor 6.000 unit kendaraan. Selain Filipina, tahun ini Isuzu Astra Motor Indonesia berencana untuk bisa melakukan ekspor ke 20 negara.

“[Negara lain selain Filipina] Coming soon,” ujar Yap saat ditemui di sela-sela Gakindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) di JCC, Jakarta, Kamis (5/3).

“Lagi studi untuk negara-negara yang lain. karena kan kalau ke negara lain kita mesti cocokin spek, cocokin kebutuhan,” tambahnya.

Sebelumnya, saat membuka IICOMVEC, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan industri otomotif Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk berkontribusi dalam menekan defisit neraca perdagangan melalui peningkatan ekspor.

Baca Juga :   Simodis Besutan Ditjen Bea dan Cukai-BI Dorong Kepatuhan Pengusaha

“Kinerja ekspor kendaraan bermotor beroda empat atau lebih pada tahun 2019 menununjukkan tren yang sangat positif dimana ekspor kendaraan CBU tercatat 332.000 unit atau naik 25,5% dari tahun sebelumnya dan expor CKD sebesar 511.000 set atau naik sebesar 523% dari tahun 2018,” ujar Agus.

Agus mengatakan pemerintah menargetkan tahun 2024 nanti, ekspor kendaraan mencapai 1 juta unit. “Oleh sebab itu pemerintah terus-menerus memperkuat basis kendaraan bermotor di dalam negeri melalui penguatan struktur industri serta perbaikan-perbaikan infrastruktur industri,” ujarnya.

Agus juga mengatakan terus berkomunikasi dengan pelaku industri untuk mengatasi berbagai persoalan yang menghambat perkembangan industri otomotif di Indonesia.

Leave a reply