Startup Kargo Tech Perbarui Fitur Agar Muatan Truk Tidak Kosong

0
758

CTO Kargo Tech Yodi Aditya/Dok. Kargo Tech

Startup logistik Kargo Tech memperbarui fitur multi drop dan multi pick-up di aplikasi mobile Kargo Vendor. Fitur ini tidak hanya memperlancar koordinasi antara transporter dan pengemudi dalam proses operasional logistik, namun juga membuat proses logistik secara keseluruhan.

Fitur Multi drop dan multi pick-up tersebut menawarkan keuntungan bagi transporter dan pengemudi truk untuk memperoleh pendapatan ekstra yang didapat karena bisa melakukan beberapa pengiriman barang dari beberapa titik penjemputan dalam satu kali perjalanan sehingga mampu meminimalisir dry runs atau muatan kosong.

“Mendigitalisasi industri logistik di Indonesia telah menjadi komitmen kami dari awal. Dengan adanya unsur teknologi di fitur multi drop dan multi pick-up, kami yakin bahwa kami satu langkah lebih dekat menuju terpenuhinya komitmen tersebut,” ujar CTO Kargo Tech Yodi Aditya dalam siaran pers.

Adanya pembaruan tersebut, pengiriman barang dari satu gudang ke beberapa kios atau distributor menjadi lebih mudah dan terorganisir sehingga mitra transporter Kargo Tech dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengiriman melalui kedua fitur ini dan mempersingkat waktu yang dibutuhkan dalam proses administrasi menjadi lebih cepat. Para rekanan transporter juga dapat menikmati layanan fast payment dari Kargo Tech sehingga dapat membantu memenuhi biaya operasional yang dibutuhkan seperti biaya bensin, uang saku sopir, dan lainnya untuk menjamin kelancaran proses bisnis.

Baca Juga :   Mau Hidup 1000 Tahun, Apa Strategi Kopi Kenangan?

Fitur multi pick-up dan multi drop adalah fitur yang memungkinkan mitra transporter untuk bisa menerima pesanan atau order pengiriman lebih dari satu alamat atau titik lokasi penjemputan yang berbeda dan melakukan pengiriman juga ke beberapa lokasi berbeda hanya dengan satu klik.

Selain itu dapat juga melacak lokasi dan status pengiriman secara real-time dan membantu memudahkan transporter dalam melakukan penyusunan rencana pengiriman secara online menggunakan aplikasi seluler yang juga bisa diakses oleh mitra pengemudi. Dengan demikian memberikan kemudahan bagi shipper atau pemilik kargo untuk dapat memonitor pengiriman/pengambilan produk mereka dengan mudah dan memberikan keyakinan bahwa kebutuhan logistik mereka dapat terpenuhi dengan baik.

Dari sisi mitra pengemudi truk, fitur baru ini memungkinkan mereka untuk dapat melihat keseluruhan informasi terkait orderpengiriman seperti lokasi pick-up atau drop yang harus didahulukan, dokumen surat jalan, dan informasi operasional lainnya yang dibutuhkan secara sekaligus di dalam satu aplikasi, menjadikan proses logistik pengiriman barang menjadi lebih baik lagi dan serba digital.

Baca Juga :   Simodis Besutan Ditjen Bea dan Cukai-BI Dorong Kepatuhan Pengusaha

Leave a reply