Virtualevent.id, Aplikasi untuk Penyelenggaraan Acara dan Pameran Secara Virtual di Indonesia Resmi Diluncurkan

Reporter: Petrus Dabu
0
179

Jul Darmawan, CEO virtualevent.id/ist

Pandemi Covid-19 membuat semua dunia usaha khususnya di bidang pameran dan event organizer (EO) harus kreatif untuk tetap menjalankan usaha salah satunya dengan memanfaatkan teknologi digital. Di sisi lain, perubahan tersebut menumbuhkan kebutuhan terhadap layanan atau fitur digital yang handal dan cepat memahami kebutuhan pelaku industri dan khalayak sasarannya.

Untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh para pelaku industri kretif saat ini, telah hadir sebuah platform digital untuk penyelenggaran acara dan pemeran secara virtual yaitu Virtualevent.id. “Semoga ini bisa menjadi alternatif atau pun wadah kita tetap berkreasi,” ujar Jul Darmawan, CEO Virtualevent.id saat konferensi pers virtual, Rabu (9/9).

Jul mengatakan Virtualevent.id merupakan karya anak bangsa Indonesia, menggunakan Bahasa Indonesia  dalam aplikasinya, memiliki kantor dan tim di Indonesia sehingga lebih siap dan cepat dalam kordinasi. Virtualevent.id memungkinkan penyelenggara acara membuat konferensi, kongres, pameran secara digital. Webinar secara langsung, digital konten dan live chat juga dapat menambah pengalaman bagi konsumen dalam berinteraksi secara langsung walau dalam format digital.

Baca Juga :   Daewoong Pharmaceutical akan Luncurkan Platform Online untuk Profesional Medis di 5 Negara

“Virtualevent.id memberikan solusi menyeluruh mulai dari Persiapan Acara (pre event) yaitu menyediakan landing page yang dapat disesuaikan dengan konsep acara dan kebutuhan client, Saat Acara (on the event) yaitu menyediakan live chat, live webinar, aplikasi virtual intuitif dan layanan bantuan (information center), Setelah Acara (Post Event) yaitu memberikan laporan dan analisa berdasar data valid. Bahkan laporan kegiatan juga dapat dilakukan secara langsung (real time) sehingga memungkinkan penyelenggara acara melakukan penyesuaian program bagi klien brand/korporatnya. Dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan memiliki kantor dan tim di Indonesia, penyesuaian program dapat dikordinasikan dengan mudah dan cepat,” ujarnya.

Virtualevent.id memastikan para penyelenggara acara akan mampu menyelenggarakan acara digitalnya sendiri, dibantu oleh tim ahli dari Virtulevent.id. Dengan adanya platform ini, Jul berharap industri kreatif Indonesia kembali bergerak maju dalam hal penyelenggaaraan acara.

Seperti halnya on groud event, virtual event yang diselenggarakan melalui Virtualevent.id juga setidaknya melibatkan empat pihak yaitu event host, exhibitor, visitor dan speaker. Berbagai pihak ini dapat berinteraksi satu sama lain secara virtual. “Platform Virtualevent.id ini akan bisa mengakomodir itu semua,” ujar Jul.

Baca Juga :   Posisi GrabFood Dimana?

Virtualevent.id ini juga mengakomidir fasilitas untuk banner sponsorship layaknya event offline. Branding environment mulai dari depan gedung (virtual) hingga masuk ke dalam gedung semuanya tersedia di dalam platform ini.

“Jadi kita dari luar gedung, lalu masuk ke dalam gedung itu layaknya seperti kita menghadiri suatu conference. Ada information centre di depan, lalu ke dalam ada expo hall, conference hall, ada juga untuk breakout session,” jelasnya.

Para pengguna aplikasi ini bisa memilih sendiri desain gedung mulai dari tampilan lingkungan luarnya, kemudian virtual lobi termasuk branding element-nya. “Semua itu fully customized dan bisa digunakan oleh para pihak yang terlibat dalam event ini,” ujar Jul.

Yoris Sebastian, Founder and Creative Thinker of OMG Consulting yang hadir dalam acara konferensi pers ini mengatakan pelaku industri harus adaptif dengan kondisi saat ini dan menggunakan kreativitas dalam menghadapai tantangan. “Hanya yang kreatif, mampu melihat peluang yang ada, meningkatkan kompetensi dan cerdik berimprovisasi yang bisa bertahan,” ujarnya.

Baca Juga :   Dampak Corona, Apple Ubah Pertemuan Tahunan Menjadi Online

Jefferson Loren, Founder and CEO PT Activate Asia menambahkan di tingkat internasional, semua acara kini sudah beralih ke digital. Termasuk pameran produk dan  jasa. “Mampu memindahkan consumer experience ke digital kini adalah permintaan pasar yang harus ditangkap. Bagi para penyelenggara acara seperti kami, dukungan penggunaan teknologi sangatlah dibutuhkan, mengingat kegiatan teknologi adalah hal baru dan terus berubah dengan cepat,” ujar Jefferson.

 

Leave a reply