Telemedicine Komplit Besutan Klikdokter Siap Adu Layanan

0
106

CEO Klikdokter Dino Bramanto (kanan)/IstCEO Klikdokter Dino Bramanto (kanan)/Ist

Layanan medis jarak jauh (telemedicine) mendapatkan angin segar di masa pandemic Covid-19. Hampir bisa dipastikan mengalami pertumbuhan yang eksponensial. Peluang bisnis layanan kesehatan berbasis teknologi ini masih akan tetap menyala, meski sudah memasuki fase kenormalan baru (new normal).

“Jumlah pemain telemedicine semakin ramai. Peluang-peluang sangat terbuka untuk siapa pun dan regulator juga memberikan kesempatan untuk siapa pun. Ini positif untuk persaingan,” kata Chief Executive Officer Klikdokter Dino Bramanto dalam Indonesia Brand Forum (IBF) 2020 yang digelar secara virtual, Rabu (01/07/2020).

Dari berbagai perusahaan yang bermain dalam pasar telemedicine, Klikdokter yang berafiliasi dengan Kalbe grup memosisikan diri sebagai perusahaan yang menyediakan layanan end to end telemedicine. Artinya komplit, mulai dari media informasi seputar kesehatan, layanan konsultasi langsung dengan dokter secara online (telekonsultasi), jasa pengantar obat/produk medis, dan booking management untuk dokter.

Kompetitor yang ada saat ini ada beberapa yang memiliki layanan end to end, tapi ada juga yang hanya memberikan layanan parsial, misalkan hanya menyediakan layanan konsultasi online atau hanya aplikasi booking management.

Klikdokter yang berawal dari perusahaan media informasi seputar kesehatan secara berkelanjutan melakukan penambahan-penambahan layanan. Hingga terbentuk layanan end to end sampai saat ini. Dino menyatakan perubahan yang terjadi sangat cepat, maka Klikdokter terus mencari bentuk-bentuk baru dalam inovasi layanan. Mereka terus melihat kebutuhan masyarakat dan akan terus mengimbanginya dengan kemampuan atau kapasitas perusahaan.

Baca Juga :   Situasi Krisis Pandemi Ini Disebut Golden Opportunity Perbaiki Brand

“Tantangan kesehatan di Indonesia itu sangat besar, misalkan rasio dokter dan pasien. Ketimpangan akses antara yang ingin menggunakan dan ketersediaan fasilitas kesehatan,” kata Dino.

Oleh karena itu telemedicine masih akan terus berkembang untuk menjawab permasalahan-permasalahan medis yang dihadapi masyarakat. Masih banyak pula unsur-unsur lainnya yang bisa dimasukkan dalam ekosistem telemedicine untuk melengkapi ekosistem yang sekarang ini sudah terbentuk.

 

Menelisik Peluang

Klikdokter mengalami peningkatan kunjungan yang sangat signifikan semenjak diumumkannya Covid-19 masuk Indonesia. Dino mengatakan pengguna naik 4 kali lipat dibandingkan pengguna rata-rata pada waktu sebelum adanya pengumuman Covid-19.

Halaman Berikutnya
1 2

Leave a reply