Inilah Rekomendasi Rumah.com untuk Pilih Lokasi Rumah Harga Terjangkau

0
65

Country Manager Rumah.com Marine Novita/PropertyguruCountry Manager Rumah.com Marine Novita/Propertyguru

Masyarakat berpenghasilan menengah yang bekerja di sekitar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) harus jeli memilih hunian yang sesuai dengan kantong. Namun lokasi tetap terjangkau.

Country Manager Rumah.com Marine Novita masyarakat atau pekerja kelas menengah perlu mendapatkan perhatian sendiri termasuk dari pemerintah agar bisa segera memiliki rumah karena mereka tidak bisa memanfaatkan fasilitas Tapera (tabungan perumahan rakyat) meskipun wajib menjadi pesertanya.

Ia mengatakan sebaiknya mereka mendapatkan fasilitas atau kemudahan lainnya karena sudah menjadi peserta Tapera. Mereka juga bisa memilih lokasi hunian dengan harga yang masih terjangkau karena menurut data Rumah.com Indonesia Property Market Index Q1 2020 menunjukkan sentimen positif dari sisi penawaran di segmen kelas menengah dan menengah bawah.

Bagi kelas menengah yang berkegiatan di sekitar kawasan Jabodetabek bisa mengincar hunian di kota-kota besar Jawa Barat. Menurut data Rumah.com Indonesia Property Market Index Q1 2020, daerah Bogor, Depok, Bekasi dan Bandung memiliki harga properti yang lebih rendah.

Median Harga Properti (dalam Rp/m2)
Kota Rumah Apartemen
Bogor 6.550.000 16.430.000
Depok 8.330.000 16.670.000
Bekasi 8.750.000 15.220.000
Bandung 10.630.000 17.190.000
Tangerang Selatan 14.580.000 21.190.000
Kota Tangerang 13.890.000 19.320.000
Kabupaten Tangerang 13.890.000 18.970.000
Sumber: Rumah.com Indonesia Property Market Index Q1 2020

Bogor, Depok, dan Bekasi adalah kota-kota di Jawa Barat yang banyak diincar oleh pembeli kalangan menengah dan menengah bawah di wilayah penyangga Jakarta karena harganya relatif lebih rendah jika dibandingkan kawasan Tangerang, namun memiliki sarana transportasi yang lebih memadai dan lebih beragam.

Baca Juga :   Sinar Mas Land Semakin Mempermudah Dapatkan Rumah Impian

Marine menjelaskan bahwa dengan harga yang lebih rendah dan demand yang masih besar, pasar properti di Jawa Barat masih punya cukup ruang untuk berkembang dan melakukan penyesuaian harga. Inilah yang menyebabkan pasar properti di Jawa Barat bisa lebih stabil dalam hal kenaikan harga. Sebaliknya, harga properti di Tangerang dan sekitarnya saat ini semakin sulit dijangkau oleh kalangan menengah dan menengah ke bawah.

Ia menyatakan kondisi ini belum akan berubah sepanjang kuartal kedua 2020 ini. Jawa Barat masih akan menjadi wilayah yang lebih stabil dibandingkan wilayah-wilayah penyuplai hunian lainnya, bahkan jika situasi pandemi ini masih akan berlangsung hingga akhir Mei atau awal Juni, seperti yang diperkirakan sejumlah pengamat.

Bekasi menjadi pilihan yang lebih seksi dibandingkan Bogor dan Depok bagi masyarakat yang berminat untuk investasi, Bekasi menjadi wilayah yang memberikan pengaruh besar terhadap indeks harga properti di Jawa Barat pada Q1 2020. Di saat kota-kota lain di Jawa Barat menunjukkan kenaikan tak lebih dari 2% (QoQ), indeks harga properti di Bekasi menunjukkan kenaikan hingga 5% untuk rumah tapak. Wilayah Jatiasih dan Bekasi Timur menjadi wilayah dengan kenaikan tertinggi.

Baca Juga :   46% Calon Pembeli Ditolak Bank, Ini Strategi Perumnas
Indeks Properti Bekasi
Kecamatan Harga Indeks Persentase
Bekasi Utara     7,142,857 122 101%
Bekasi Barat   10,243,000 125 102%
Bekasi Selatan   10,000,000 128 102%
Bekasi Timur     7,291,667 119 103%
Jatiasih     7,750,000 115 104%
Sumber: Rumah.com Indonesia Property Market Index Q1 2020

Bekasi Barat sebagai kecamatan yang paling dekat dengan DKI Jakarta adalah wilayah dengan median harga properti tertinggi (per meter persegi) sementara Bekasi Timur yang lokasinya terjauh dari DKI Jakarta, menjadi yang terendah.

Sementara itu, harga properti yang masih rendah di Bekasi Timur memberikan prospek kenaikan harga yang lebih besar. Hal ini didukung upaya pemerintah dalam mengintegrasikan wilayah komuter yang memberikan keuntungan bagi Bekasi Timur.

“Misalnya LRT Bekasi-Cawang, jalan tol layang, hingga rencana MRT Balaraja-Cikarang. Pada akhirnya, jarak yang jauh antara Jakarta dan Bekasi Timur bukan menjadi masalah lagi saat infrastruktur penghubungnya semakin baik. Itulah yang akan terjadi. Bagi pencari properti, baik untuk ditinggali maupun investasi, Bekasi Timur bisa menjadi pilihan,” tambah Marine.

Leave a reply