PART Berkoloborasi dengan Enviro Mas Sejahtera Kembangkan Mesin Pengolah Sampah Organik Somya
PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) bersama PT Enviro Mas Sejahtera, mengembangkan mesin pengolah sampah organik menjadi kompos dengan cepat Somya. Untuk diketahui, Somya memadukan teknologi pengolahan lingkungan dengan kemampuan manufaktur.
Direktur Utama PART Hamim mengatakan, pengembangan Somya mempertemukan kapabilitas kedua perusahaan dalam menghadirkan solusi pengolahan sampah organik dari hulu rumah tangga. Sinergi tersebut, dapat membuka ruang bagi pengembangan produk, peningkatan kemampuan produksi, dan penjajakan pasar di sektor industri, maupun fasilitas pengelolaan sampah daerah.
Berdasarkan data PART, kata Hamim, 70% sampah rumah tangga yang dibuang ke TPS merupakan sampah organik. Sampah itu akan membusuk dan menghasilkan polusi udara, polusi tanah dan air, dan mengeluarkan gas metana.
Somya, kata Hamim, dapat mengolah sampah organik menjadi kompos dengan waktu 8 jam, dan menyusutkan sampah tersebut sampai 95% (menghilangkan kandungan air sampah organik).
Bagi PART, ujar Hamim, pengembangan Somya sejalan dengan arah diversifikasi usaha melalui pemanfaatan kemampuan manufaktur. Dalam hal ini untuk memproduksi mesin, dan peralatan industri non-otomotif.
Perseroan, kata Hamim, terus menjalankan bisnis komponen otomotif roda 2 dan roda 4, sekaligus memperluas peluang pertumbuhan melalui portofolio produk yang lebih beragam.
“Kebutuhan akan solusi pengelolaan sampah membuka peluang bagi kedua perusahaan untuk menjajaki kolaborasi dengan calon pengguna,” kata Hamim dalam keterangan resminya pada Rabu (14/10).
Melalui pengembangan dan komersialisasi Somya, kata Hamim, PART membuka peluang terbentuknya sumber pendapatan tambahan dari segmen non-otomotif. Kontribusi produk terhadap kinerja, akan bergantung pada realisasi penjualan, perolehan kontrak, kesiapan kapasitas produksi, dan pengembangan pasar.
“Penerapan Somya selanjutnya akan mempertimbangkan kesesuaian teknologi dengan kebutuhan operasional, hasil evaluasi teknis, kelayakan ekonomi, serta persyaratan dan mekanisme pengadaan yang berlaku,” ujar Hamim.
Dalam acara pengenalan Somya, wali kota Tangerang meninjau secara langsung produk Somya untuk mengetahui teknologi, fungsi, dan potensi dalam mendukung pengelolaan sampah perkotaan. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pengembangan produk, dan memahami kebutuhan pengelolaan sampah di tingkat daerah.