Bank Mandiri Tawarkan Investasi Emas Mulai Rp50.000, Bisa Dicicil 5 Tahun
Direktur Information Technology Bank Mandiri Sunarto
Bank Mandiri memperluas akses masyarakat untuk menabung dan berinvestasi emas melalui layanan bulion digital yang terintegrasi dalam aplikasi Livin’ by Mandiri. Layanan ini memungkinkan nasabah membeli dan menjual emas secara real-time, dengan nominal awal yang terjangkau serta pilihan pembayaran secara cicilan.
Direktur Information Technology Bank Mandiri, Sunarto, mengatakan, layanan tersebut dikembangkan untuk memberikan kemudahan kepada nasabah dalam mengakses berbagai produk investasi emas.
Melalui layanan emas digital di Livin’ by Mandiri, nasabah dapat mulai menabung emas dengan nominal Rp50.000. Bank Mandiri juga menyediakan fasilitas pembelian emas secara cicilan dengan tenor hingga 60 bulan atau lima tahun.
“Kami melihat ekosistem emas Indonesia masih sangat luas. Melalui layanan emas digital di Livin’, nasabah bisa mulai menabung emas hanya dengan Rp50.000,” ujar Sunarto, dikutip Selasa (27/10).
Menurut dia, pilihan cicilan memberikan fleksibilitas bagi nasabah yang ingin memiliki emas tanpa harus membayar seluruh nilai pembelian sekaligus.
Selain menabung dan membeli emas, nasabah dapat melakukan transaksi pembelian maupun penjualan emas secara real-time. Layanan tersebut juga memberikan opsi bagi nasabah untuk memiliki emas dalam bentuk fisik.
Bank Mandiri menyediakan fasilitas pengambilan emas fisik melalui ATM emas. Saat ini, perseroan mengoperasikan 28 mesin ATM emas yang tersebar di Indonesia.
Sunarto mengatakan, Bank Mandiri akan terus menambah jaringan ATM emas sesuai dengan kebutuhan nasabah.
“Selain menambah jumlah nasabah tabungan emas, kami juga terus meningkatkan kualitas layanan dan kemudahan bagi nasabah, termasuk memberikan fasilitas pengambilan emas fisik langsung dari ATM emas,” kata Sunarto.
Empat Fitur Layanan Bulion Digital
Bank Mandiri meluncurkan layanan bulion pada 2 Oktober 2026. Menurut Sunarto, layanan tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan untuk memperluas pilihan investasi sekaligus mendukung perkembangan ekosistem bisnis bulion di Indonesia.
Sunarto menjelaskan, terdapat empat fitur utama dalam layanan bulion digital Bank Mandiri.
Pertama, pembukaan rekening bulion yang memungkinkan nasabah membuka rekening tabungan emas melalui Livin’ by Mandiri dalam waktu singkat.
Kedua, penyetoran dana untuk pembelian emas dengan nominal awal Rp50.000. Fitur ini memberikan kesempatan kepada nasabah untuk mulai berinvestasi emas dengan dana yang relatif terjangkau.
Ketiga, transaksi konversi uang tunai menjadi emas dan sebaliknya secara real-time selama 24 jam sehari. Fitur tersebut memberikan fleksibilitas kepada nasabah dalam melakukan transaksi sesuai kebutuhan.
Keempat, pembelian emas dengan metode cicilan hingga 60 bulan serta fasilitas pengambilan emas fisik melalui ATM emas.
Menurut Sunarto, rangkaian fitur tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin beragam, sekaligus menjadi bagian dari inovasi layanan digital Bank Mandiri.
“Bagi nasabah, layanan ini bukan sekadar fitur baru, melainkan memberikan pilihan investasi baru sekaligus opsi diversifikasi atas investasi yang sudah dilakukan oleh nasabah,” ujarnya.
Dari sisi bisnis, layanan bulion juga berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi Bank Mandiri. Sunarto menyebutkan, transaksi konversi uang tunai menjadi emas maupun emas menjadi uang tunai dapat membuka peluang pendapatan bagi perseroan.
Ke depan, Bank Mandiri akan terus mengembangkan layanan dan memperluas fasilitas pendukung investasi emas untuk meningkatkan kemudahan transaksi bagi nasabah.