Astra Group Masih Mendominasi Pangsa Pasar Otomotif dengan Kontribusi 49% untuk Mobil Nasional

0
71
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Astra International Tbk telah menjual mobil sekitar 102 ribu unit pada Januari-Maret 2026. Sedangkan untuk tipe low cost green car (LCGC), Astra menjual sekitar 21 ribu unit pada 3 bulan pertama 2026.

Bila dibandingkan dengan data penjualan mobil nasional, Astra berkontribusi sebesar 49%, dan 73% untuk LCGC. Secara keseluruhan data penjualan mobil nasional grosir sekitar 209 ribu unit, dan sekitar 29 ribu untuk LCGC pada Januari-Maret 2026.

Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo mengatakan, Grup Astra masih memimpin pangsa pasar otomotif di Indonesia, meski menghadapi momen Ramadhan dan Lebaran yang berdampak pada berkurangnya hari kerja efektif.

“Ke depan, Grup Astra akan terus berfokus pada pengembangan produk dan layanan yang saling bersinergi guna memenuhi kebutuhan konsumen, sekaligus berkontribusi terhadap keberlanjutan industri otomotif nasional,” kata Windy dalam keterangan resminya pada Sabtu (11/4).

Berdasarkan data penjualan mobil Astra pada Maret 2026, penjualan Toyota dan Lexus mendominasi dengan total unit laku sekitar 18 ribu unit kendaraan. Kemudian Daihatsu sekitar 9 ribu unit, Isuzu sekitar 1.700 unit, dan UD Trucks 72 unit. Secara keseluruhan, Astra menjual sekitar 29 ribu unit pada Maret 2026. Kemudian penjualan mobil LCGC sebanyak 5.325 unit per Maret 2026.

Baca Juga :   Pangsa Pasar Sampoerna Turun 1,3% di Semester I/2021, Ini Alasannya

Masih pada periode yang sama, Astra menyumbang 47% pangsa pasar mobil nasional, dan 79% untuk LCGC. Adapun total penjualan mobil nasional pada Januari-Maret 2026 yakni sekitar 61 ribu unit, dan 6.725 LCGC

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics