Bulog Terapkan Sistem Terintegrasi untuk Mitigasi Korupsi
Perum Bulog menerapkan sistem terintegrasi untuk memitigasi korupsi di lingkungan kerja. Sistem tersebut menjadi bagian dari komitmen Bulog dalam mencegah, mendeteksi, mengawasi, dan menindak secara akuntabel.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pihaknya memiliki sistem pengaduan (whistleblowing system atau WBS) yang merupakan media pelaporan bagi siapa saja yang menemukan dugaan pelanggaran, kecurangan, atau tindak pidana korupsi di lingkungan Bulog.
Dalam prosesnya, seluruh pengaduan dalam WBS harus memiliki dasar, dan bukti yang memadai. Juga dibuat dengan itikad baik, dan bukan suatu keluhan pribadi terkait kebijakan perusahaan. Bulog pun menjamin keamanan, kerahasiaan, dan melindungi pelapor.
“Kalau memang ada laporan-laporan yang mereka tidak berani laporan langsung, kita buka dengan whistleblowing system. Jadi mereka bisa masuk ke kanal tertutupnya Bulog. Bisa melaporkan apabila ada indikasi-indikasi,” kata Rizal dalam acara The Eight Brand Equity Forum 2026 yang diselenggarakan The Iconomics di gedung serba guna Bulog, Jakarta, Rabu (16/9).
Kemudian, lanjut Rizal, Bulog juga memiliki fasilitas Supply Chain Command Tower (SCCT) dan warehouse management system (WMS) untuk memantau rantai pasok, dan kondisi gudang secara langsung. Keberadaan sistem tersebut memperkuat transparansi, dan jejak audit.
Seluruh laporan yang masuk, kata Rizal, akan ditindaklanjuti dengan investigasi independen, dan verifikasi. Apabila ditemukan pelanggaran, Bulog mengambil langkah berupa sanksi, pemulihan kerugian, dan melimpahkan kasus ke penegak hukum.
Selain itu, kata Rizal, Bulog memanfaatkan teknologi digital dengan membagun sistem Bulog Intelligent Assistant (Bella). Bella adalah layanan komunikasi terpadu, dan asisten virtual resmi Bulog.
Rizal menjelaskan, Bella berfungsi sebagai pusat informasi produk, dan menjawab berbagai pertanyaan masyarakat terkait Bulog. Untuk mengakses layanan itu, masyarakat dapat menghubungi WhatsApp di nomor 0811-1967-016.
“Call center kami tidak manual lagi, tetapi sudah menggunakan AI. Bella nanti menjawab setiap laporan masyarakat,” ujar Rizal.
Sebagai perusahaan milik negara, kata Rizal, Bulog menerapkan nilai-nilai utama BUMN yakni amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif (AKHLAK). Nilai AKHLAK, kata Rizal, menjadi pedoman bagi Bulog dalam menjalankan operasional perusahaan.
“Ini yang kami gunakan setiap hari sebelum bekerja, ini selalu kita dengung-dengungkan kepada seluruh pekerja Bulog. Sehingga mereka berpedoman kepada 5 AKHLAK ini,” tutur Rizal.