Hana Bank Pertahankan Pertumbuhan Berkelanjutan, Laba Bersih Tumbuh 17,63% Menjadi Rp611 Miliar pada 2025
Ilustrasi kegiatan bisnis Hana Bank/Foto: Dok.Hana Bank
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan pada 2025 dengan membukukan laba bersih Rp611 miliar, meningkat 17,63% secara year-on-year (yoy). Pencapaian laba bersih ini juga melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Pertumbuhan ini mencerminkan strategi bisnis yang tepat dan pengelolaan risiko yang penuh kehati-hatian di tengah ketidakpastian global,” kata Direktur Utama Hana Bank Yung Ryul Ko dalam keterangan pers, Rabu (22/4).
Ia menambahkan memasuki tahun 2026, perseroan optimistis dapat melanjutkan momentum ini dengan menyediakan solusi keuangan yang relevan bagi nasabah di seluruh segmen, sekaligus memperkuat pertumbuhan pada sektor-sektor strategis.
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit Hana Bank pada tahun 2025 tumbuh 8,14% yoy menjadi Rp40,14 triliun. Pertumbuhan kredit ini terutama pada segmen korporasi, seiring dengan tingginya permintaan kredit modal kerja dan kredit sindikasi.
Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami peningkatan sebesar 8,36% yoy menjadi Rp29,18 triliun, terutama berasal dari peningkatan giro dan deposito berjangka.
Kualitas kredit tetap terjaga dengan baik, tercermin dari rasio Non-Performing Loan (NPL) yang rendah, dengan NPL gross dan NPL net masing-masing sebesar 0,68% dan 0,24%, menurun dibandingkan tahun sebelumnya. NPL ini juga di bawah NPL gross dan NPL net perbankan menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang masing-masing sebesar 2,05% dan 0,79%.
Sebagai upaya menjawab kebutuhan nasabah, sepanjang 2025 menghadirkan beragam inovasi, antara lain meluncurkan produk simpanan Goal Savings dan Flexi Deposit, serta menambah mitra wealth management untuk memperluas pilihan investasi nasabah.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, Hana Bank terus meningkatkan pembiayaan kepada kegiatan usaha berkelanjutan, antara lain Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan, produk yang dapat mengurangi sumber daya dan menghasilkan lebih sedikit polusi, dan lain-lain.
Jumlah pembiayaan berkelanjutan Hana Bank pada tahun 2025 mencapai Rp5,19 triliun, mengalami peningkatan 12,27% yoy. Pembiayaan berkelanjutan ini berkontribusi 12,92% terhadap total kredit.