
Berapa Uang Pertanggungan Jiwa yang Sebaiknya Dimiliki First Jobber?

Ilustrasi asuransi jiwa/Dok. Freepik
First Jobber, perlu atau tidak memiliki asuransi jiwa? Ini tentunya masih banyak menjadi pertanyaan untuk teman-teman yang baru saja bekerja.
Piramida Perencanaan Keuangan Finansialku, Prioritaskan Keamanan Keuangan
Asuransi jiwa diperlukan pada tahap distribusi kekayaan, yaitu jika kamu memiliki salah satu concern terkait hal-hal di bawah ini, kamu boleh mempertimbangkan untuk memiliki asuransi jiwa.
L = Liabilities
Apabila kamu sudah memiliki utang, kamu bisa mempertimbangkan untuk memiliki asuransi jiwa. Karena, tidak cuma harta yang bisa diwariskan, utang pun bisa turun ke keluarga kita. Jadi, pastikan kamu punya solusi apabila sampai terjadi risiko terburuk.
I = Income Replacement
Untuk kamu yang masih menjadi sandwich generation, misalnya ada orang tua atau saudara kandung yang bergantung dengan pemasukanmu, kamu boleh mempertimbangkan untuk memiliki asuransi jiwa.
Hal ini setidaknya memberikan mereka waktu untuk mencari sumber pemasukan lain.
[Baca Juga: First Jobber, Baru Masuk Kerja Apa Perlu Membeli Asuransi Jiwa?]
F = Final Death
Untuk beberapa wilayah di Indonesia, proses pemakaman dan upacara tidaklah murah, mulai dari belasan, puluhan, ratusan hingga miliaran rupiah.
Bagaimana hal ini bisa menjadi solusi? Pastikan kamu memiliki asuransi jiwa yang layak untuk kamu, dan tidak sampai mengganggu keuangan keluarga yang ditinggalkan.
E = Education
Buat kamu yang masih memiliki tanggungan seperti adik yang bergantung untuk kuliah ke depannya, coba pertimbangkan memiliki asuransi jiwa bagi mereka.
E = Estate
Untuk hal ini relatif jarang, biasanya first jobber belum memiliki aset pribadi, kecuali memang dapat dari warisan orang tua.
Nah, setelah kamu tahu hal tersebut, coba perhatikan arus kas kamu, berapa yang bisa disisihkan untuk memiliki asuransi, baik kesehatan, sakit kritis sampai jiwa.
Jangan sampai kamu melupakan hal-hal lain, seperti dana darurat, investasi, bayar utang dan yang lainnya.
Asuransi hanya salah satu elemen di dalam keuangan pribadi yang akan optimal kalau semuanya juga dihitung dan dipersiapkan.
[Baca juga: First Jobber! Fokus Dana Darurat Sebelum Terlambat]
Setelah kamu memutuskan untuk membeli asuransi jiwa, tinggal nanti disesuaikan dengan produk yang ada, produk tradisional ataupun unit link, tentunya sesuaikan dengan budget kamu, ya.
Selain itu ada konsep value protection, di mana premi serendah-serendahnya namun bisa memberikan nilai proteksi seoptimal mungkin.
Artikel ini merupakan kerjasama antara The Iconomics dengan Finansialku. Keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Finansialku.
Leave a reply
