Allianz Life Catat Dana Kelolaan Rp 43,7 T atau Tumbuh 9,8% YoY
PT Asuransi Allianz Life Indonesia mencatat total dana kelolaan (AUM) senilai Rp 43,7 triliun, atau tumbuh 9,8% secara tahunan (yoy) pada 2025. Total dana kelolaan itu berasal dari lini bisnis Allianz Life, Allianz Syariah, dan dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) Allianz.
Chief Investment Officer Allianz Life Indonesia Ni Made Daryanti menjelaskan, Allianz Indonesia mengelola aset pada 49 jenis unit link fund. Tiga fund dengan dana kelolaan tertinggi sepanjang 2025 yakni produk Smartlink Equity Rp 5,8 triliun, Smartlink Fixed Income Rp 1,7 triliun, dan Smartlink Balanced Rp 1,4 triliun.
“Di tengah volatilitas global sepanjang 2025, Allianz Indonesia tetap berfokus pada konsistensi pengelolaan dana kelolaan nasabah dengan pendekatan investasi yang disiplin dan adaptif, sejalan dengan karakteristik bisnis asuransi yang berorientasi jangka panjang,” kata Ni Made dalam keterangan resminya beberapa waktu yang lalu.
Untuk tahun ini, kata Ni Made, Allianz Indonesia tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian dengan menjaga keseimbangan portofolio investasi sesuai karakteristik bisnis asuransi jiwa. Penempatan investasi disebut dilakukan secara selektif dengan pendekatan fundamental yang disiplin, dan pengelolaan portofolio adaptif.
“Memasuki 2026, kami mempersiapkan strategi yang lebih selektif dengan menekankan kualitas aset dan pengelolaan risiko yang terukur, agar tetap selaras dengan tujuan keuangan jangka panjang nasabah,” tambah Ni Made.
Masih soal strategi, kata Ni Made, pihaknya pun menerapkan pengelolaan investasi yang diarahkan pada pemilihan aset berkualitas, pengelolaan risiko terukur, dan fleksibilitas likuiditas yang mendukung kinerja portofolio berkelanjutan.
“Dalam situasi pasar yang berubah cepat, kami mengajak nasabah untuk meninjau tujuan investasi, jangka waktu, toleransi risiko, serta alokasi aset secara berkala. Diversifikasi tetap menjadi kunci, dan pemilihan instrumen perlu selaras dengan profil risiko agar tujuan proteksi dan investasi berjalan seimbang dalam jangka panjang,” ujar Ni Made.