Pergerakan Harga Emas Memberikan Sinyal Pembalikan Arah

0
33

Harga emas dunia diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan di pekan depan. Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe harian (daily) masih berada dalam fase bullish, dengan potensi kenaikan yang tetap terbuka selama harga mampu bertahan di atas area support utama.

Dari sisi teknikal, Geraldo menilai bahwa pergerakan emas telah memberikan sinyal pembalikan arah yang cukup kuat setelah terbentuknya pola Double Bottom. Pola ini dikenal sebagai salah satu indikator bullish reversal yang mengisyaratkan berakhirnya dominasi tekanan jual dan mulai menguatnya aksi beli di pasar. Kemunculan pola tersebut menjadi indikasi bahwa pelaku pasar mulai kembali mengakumulasi emas setelah sebelumnya mengalami fase koreksi yang cukup panjang.

Keberhasilan harga mempertahankan area support memperkuat keyakinan bahwa tren naik masih memiliki peluang untuk berlanjut. Selama level tersebut tidak ditembus ke bawah, skenario bullish dinilai masih menjadi acuan utama.

Dupoin Futures memproyeksikan target kenaikan awal berada di kisaran 4.220 sebagai resistance pertama. Apabila harga mampu melewati level tersebut dengan didukung volume transaksi yang memadai, maka peluang untuk melanjutkan penguatan menuju resistance berikutnya di area 4.330 akan semakin besar.

Baca Juga :   Harga Emas Batangan Pagi Ini

Selain pola harga, indikator teknikal lainnya juga memperlihatkan sinyal yang mendukung kelanjutan tren positif. Indikator Stochastic masih bergerak naik dan belum memperlihatkan tanda-tanda pelemahan maupun divergensi yang biasanya menjadi sinyal awal pembalikan arah. Kondisi ini menunjukkan bahwa momentum beli masih terjaga dan memberikan peluang bagi harga emas untuk mempertahankan laju kenaikannya dalam jangka menengah.

Menurut Geraldo, setiap koreksi yang mungkin terjadi dalam beberapa sesi ke depan masih berpotensi menjadi bagian dari fase konsolidasi yang sehat, bukan indikasi perubahan tren. Selama struktur harga tetap mempertahankan pola higher low dan mampu bertahan di atas area support, peluang kenaikan masih dinilai lebih besar dibandingkan risiko penurunan.

Dari sisi fundamental, prospek emas juga memperoleh dukungan dari meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven. Ketidakpastian ekonomi global yang belum sepenuhnya mereda, ditambah berbagai risiko geopolitik yang masih membayangi pasar keuangan internasional, membuat investor kembali meningkatkan alokasi dana ke instrumen yang dianggap lebih aman, termasuk emas. Situasi tersebut menjadi salah satu faktor yang menopang permintaan logam mulia dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga :   Analis: Harga Emas Terkoreksi di Awal Pekan karena Aksi Ambil Untung

Adapun arah kebijakan moneter Amerika Serikat juga menjadi perhatian utama pelaku pasar. Ekspektasi bahwa Federal Reserve berpotensi mengambil kebijakan yang lebih longgar apabila indikator ekonomi mulai menunjukkan perlambatan menjadi sentimen positif bagi harga emas. Jika inflasi bergerak lebih rendah, pertumbuhan ekonomi melambat, atau pasar tenaga kerja mulai kehilangan momentum, peluang penurunan suku bunga akan semakin terbuka.

Skenario tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap dolar Amerika Serikat dan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Kondisi ini secara historis menjadi faktor yang mendukung kenaikan harga emas, karena ketika imbal hasil aset berbasis dolar menurun, daya tarik emas sebagai instrumen investasi cenderung meningkat. Selain itu, pelemahan dolar juga membuat harga emas lebih kompetitif bagi investor global sehingga mampu mendorong permintaan yang lebih tinggi.

Optimisme terhadap emas juga didukung oleh strategi diversifikasi yang masih diterapkan banyak investor institusi. Di tengah ketidakpastian ekonomi dan fluktuasi pasar keuangan, emas tetap dipandang sebagai salah satu aset yang mampu menjaga stabilitas portofolio. Permintaan yang relatif stabil dari kelompok investor ini menjadi salah satu faktor yang membantu mempertahankan tren kenaikan harga.

Baca Juga :   Harga Emas Masih Terkoreksi, Simak Ulasan Analis

 

Disclaimer: Artikel ini hanya bertujuan untuk memberikan informasi tentang emas, bukan rekomendasi ataupun ajakan investasi.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics