Pemegang Saham Pengendali Borong Saham HRTA di Tengah Gejolak Pasar

Langkah ini mencerminkan komitmen dan keyakinan jangka panjang terhadap fundamental Perseroan, prospek industri emas nasional, serta ketahanan ekonomi Indonesia. 
0
18

Pemegang saham pengendali akhir ((ultimate controlling shareholder) sekaligus Presiden Komisaris PT Hartadinata Abadi Tbk (IDX: HRTA), Ferriyady Hartadinata, melalui PT Terang Anugrah Abadi memborong saham HRTA. Pembelian tersebut tercatat sebanyak 4.350.000 lembar saham yang dilakukan secara bertahap sejak 16 Oktober 2026.

Langkah ini mencerminkan komitmen dan keyakinan jangka panjang Ferriyady terhadap fundamental Perseroan, prospek industri emas nasional, serta ketahanan ekonomi Indonesia. 

Pembelian tersebut dilakukan di tengah tekanan jual yang signifikan di pasar saham domestik menyusul kekhawatiran investor terhadap potensi perubahan klasifikasi Indonesia oleh MSCI menjadi Standalone Market. Di tengah ketidakpastian tersebut, Ferriyady menunjukkan optimisme terhadap prospek jangka panjang Perseroan melalui peningkatan kepemilikan saham HRTA. 

“Saya memiliki keyakinan kuat terhadap fundamental ekonomi Indonesia dan prospek jangka panjang HRTA. Di tengah volatilitas pasar, saya memilih menunjukkan kepercayaan tersebut melalui tindakan nyata. Sebagai pengusaha nasional, saya percaya semangat Merah Putih harus diwujudkan melalui investasi, penguatan industri dalam negeri, dan kontribusi berkelanjutan bagi perekonomian Indonesia,” jelas Ferriyady Hartadinata, Presiden Komisaris HRTA.

Baca Juga :   Hartadinata Abadi Tbk Beberkan Prospek ‘Kilau’ Emas Batangan Pasca Adanya Bank Emas

Sejalan dengan komitmen tersebut, HRTA terus mendukung agenda hilirisasi industri emas nasional melalui pengembangan manufaktur dan ekspor perhiasan emas jadi (fine finished gold jewelry) yang memiliki nilai tambah tinggi, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan daya saing industri domestik, serta menghasilkan devisa negara. 

Di pasar domestik, HRTA juga berperan aktif dalam memperkuat ekosistem Bullion Bank Indonesia melalui kerja sama dengan PT Pegadaian, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk guna memperluas akses investasi emas, memperkuat distribusi bullion, dan mendukung pengembangan industri emas nasional yang terintegrasi. 

Melalui penguatan rantai pasok, ekspansi pasar ekspor, dan kemitraan strategis dengan institusi keuangan, HRTA optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan perekonomian Indonesia. 

Leave a reply

Iconomics