Blibli Cetak Pendapatan Neto Konsolidasi Rp 9,5 T di Semester I/2025, Naik 22% Dibanding 2024
CEO Blibli, Kusumo Martanto/berwirausaha.net
PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) membukukan pendapatan neto konsolidasi sebesar Rp 9,5 triliun pada Semester I/2025. Angka itu meningkat 22% dibanding periode yang sama di 2024 yang mencapai Rp 7,8 triliun.
CEO & Co-Founder Blibli Kusumo Martanto mengatakan, Blibli pun membukukan total nilai transaksi yang diproses (TPV) senilai Rp 40,2 triliun. Capaian itu naik 11% dari Semester I/2024 yang hanya Rp 36,3 triliun.
“Sepanjang semester pertama di 2025, kami menavigasi situasi konsumen yang lebih berhati-hati akibat dipengaruhi oleh tantangan ekonomi yang semakin meluas. Meskipun belanja diskresioner menurun, kami tetap teguh berkomitmen terhadap disiplin operasional dan eksekusi strategis,” kata Kusumo dalam keterangan resminya pada Kamis (31/7).
Kemudian, kata Kusumo, pihaknya membukukan laba bruto sebelum diskon (GPBD) senilai Rp 3,4 triliun, atau naik 48% dari periode yang sama tahun lalu. Take rate pun meningkat 8,6%, yang didukung dari segmen retail 1P, dan toko fisik.
“Berpedoman pada rencana strategis jangka panjang, kami secara proaktif menjalankan berbagai inisiatif terarah untuk memperkuat profitabilitas, dan membangun momentum yang berkelanjutan,” ujar Kusumo.
Sepanjang Kuartal II/2025, kata Kusumo, Blibli menambah 8 toko elektronik baru, termasuk penambahan toko merek tunggal Hello (Apple, Samsung, Huawei, dan toko multi merek Blibli). Tercatat hingga akhir Juni 2024, Blibli telah mengoperasikan 223 toko elektronik konsumen, 58 gerai supermarket premium, dan 36 home and living experience centers.
Untuk ke depan, kata Kusumo, Blibli akan tetap fokus pada peningkatan berkelanjutan, dan inovasi. Blibli akan memperdalam kemitraan, menyempurnakan pengalaman layanan, dan memanfaatkan wawasan berbasis data untuk mengantisipasi, dan memenuhi kebutuhan konsumen yang berkembang.
“Dengan peta jalan strategis yang jelas, dan tekad yang teguh, kami yakni akan kemampuan kami untuk memberikan imbal hasil yang berkelanjutan dan memperkuat kepemimpinan pasar kami,” katanya.
Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics
Perumnas Sediakan Alokasi Hunian Subsidi di Berbagai Wilayah, Apa Saja?
September 22, 2026PGE Mulai Pengeboran LMB-19.4, Target Rampung 40 Hari
September 22, 2026AirNav Kolaborasi dengan CAAS Perkuat Layanan Lalu Lintas Udara
September 22, 2026Adhi Karya Tandatangani MRA, Sepakati Tata Ulang Kewajiban Perusahaan
September 21, 2026Buku Nexus Way Dinilai Perkaya Literatur PR di Indonesia
September 18, 2026
Leave a reply Cancel reply
MOST POPULAR TAG
Most Popular
-
BNI dan Unpad Perkuat Kemitraan Strategis, Dorong Ekosistem Pendidikan yang Adaptif
September 22, 2026Warung Madura: Tetap Menyala di Tengah Tekanan Ekonomi
September 22, 2026F&B ID Perkuat Peran dengan Kembangkan Portofolio Bisnis Makanan dan Minuman
September 22, 2026Merger Oto Multiartha-Summit Oto Finance: Sinar Mas Multiartha Serap Saham Seri A yang Diterbitkan SOF
September 22, 2026Infographic
-
Kebutuhan Emas Batangan dan Koin Melesat
August 21, 2026 -
Sebaran Industri Perhiasan di Indonesia
August 20, 2026 -
Anggaran Komunikasi: Anggaran Evaluasi Masih Kecil
July 8, 2026 -
Alasan Klien Tunjuk Konsultan PR
July 2, 2026