Telkom Sebut AI Besutannya Bisa Percepat Pengambilan Keputusan Strategis

0
62

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyebut produk besutannya, AI BigBox bisa mengoptimalkan operasional harian dan meningkatkan produktivitas untuk Perusahaan skala besar hingga usaha kecil menengah (UKM) dan institusi non korporasi.

“Kami yakin lewat inisiatif di bidang AI, Telkom dapat menghadirkan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh banyak pihak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital berkelanjutan,” kata Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi dalam keterangannya.

Telkom tidak hanya fokus pada penguatan infrastruktur dan layanan konektivitas, tapi juga membuka jalan bagi pemanfaatan teknologi baru yang mampu membawa lompatan besar bagi industri. Salah satu teknologi kunci yang menjadi katalisator transformasi digital adalah kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Berdasarkan riset PwC, adopsi AI diperkirakan dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) global sebesar 15% pada tahun 2035. Artinya, AI akan menjadi salah satu penggerak ekonomi paling kuat, dan bisnis yang berinvestasi lebih awal akan memiliki keunggulan kompetitif di masa mendatang.

AI BigBox memiliki kapabilitas mulai dari Analytics, Machine Learning, Large Language Models (LLM), hingga Natural Language Processing (NLP). Teknologi ini tidak hanya ditawarkan ke pelanggan eksternal, tetapi juga telah diimplementasikan secara internal oleh Telkom untuk mendukung efisiensi operasional. Contohnya, pemanfaatan chatbot berbasis AI yang berhasil menekan biaya pemasaran layanan sekaligus meningkatkan kecepatan layanan pelanggan.

Baca Juga :   Pendapatan BUMN di Kuartal I-2023 Naik 18,4%

Telkom menyatakan chatbot dari AI BigBox mampu memproses lebih dari 300 ribu percakapan per jam dengan cepat dan akurat. Kemampuan ini membantu perusahaan meningkatkan efektivitas komunikasi dengan pelanggan, yang berdampak langsung pada peningkatan kepuasan dan penurunan jumlah keluhan.

AI BigBox juga dapat mendukung pengambilan keputusan strategis. Dengan kemampuan menganalisis percakapan publik dan sentimen di media sosial maupun media online, AI ini mampu mensintesis data menjadi insight relevan yang dapat digunakan institusi atau perusahaan sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih tepat.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics