Gelar DTIIF 2026, Danantara Wujudkan Salah Satu dari 5 Pilar Industri

0
13
Reporter: Rommy Yudhistira

Danantara Indonesia berencana membangun 5 pilar industri sebagai peta jalan investasi Indonesia di masa mendatang. Adapun 5 pilar tersebut pertama, industri yang berbasis teknologi inovasi untuk ketahanan energi.

Kedua, industri untuk ketahanan pangan dan kesehatan. Ketiga, hilirisasi industri mineral. Keempat, industri yang berbasis infrastruktur digital, kecerdasan buatan (AI), teknologi informasi, dan transportasi. Dan kelima, Danantara pun fokus pada industri pendukungnya.

Chief Technology Officer Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa mengatakan, untuk mewujudkan salah satu rencana dari 5 pilar industri itu, Danantara Indonesia menyelenggarakan Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 pada 26-28 Oktober 2026 di Fairmont, Jakarta.

Melalui DTIIF, kata Sigit, pihaknya ingin membangun ekosistem industri, dan ekosistem investasi untuk mendukung program ekonomi pemerintah. DTIIF diarahkan untuk membangun industri berbasis teknologi yang berdampak besar terhadap perkembangan inovasi dan teknologi di Indonesia.

“Makanya kita menyelenggarakan Danantara Technology Innovation Investment Forum. Ini bagian dari penyelenggaraan annual event sehingga kita bisa membuka bagaimana roadmap kita ke depan terkait dengan prioritas Danantara,” kata Sigit dalam keterangan resmibya soal DTIIF 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (19/10).

Baca Juga :   Kementerian BUMN Gandeng FHCI Gelar RBB 2025 Besok

Dengan mengusung tema Investing in Tomorrow: Advancing Technology, Innovation, and Sustainable Growth, kata Sigit, DTIIF 2025 akan menjembatani platform inovasi berbasis teknologi.

Dalam acara itu, kata Sigit, pihaknya memproyeksikan lebih dari 1.500 peserta hadir, termasuk 170 investor global, 131 CEO perusahaan teknologi global, 67 riset dan inovasi, dan 50 BUMN. Selain itu, ada juga para peraih nobel, investor sovereign, institusi, pemimpin pemerintahan, mitra akademik, dan perusahaan perintis yang sedang berkembang.

“Platform untuk investasi dan industri. Jadi akan menjadi annual kita,” ujar Sigit.

Selain itu, kata Sigit, pihaknya pun berencana menyelenggarakan acara lainnya dengan kombinasi 70% investasi, serta 30% inovasi dan teknologi. Sedangkan untuk gelaran DTIIF, Danantara Indonesia membaginya dalam 70% untuk inovasi dan teknologi, 30% untuk investasi.

“Ke depan harapan kami, akan menjadi pionir, menjadi penggerak industri berbasis teknologi di Indonesia. Sekaligus juga investasi, dan inovasi,” ujar Sigit.

Leave a reply

Iconomics