PHE Klaim Berkontribusi 69% dari Minyak Nasional dan 37% Gas Alam
PT Pertamina Hulu Energi sebagai Subholding Upstream menargetkan produksi migas meningkat hingga 1.047 MBOEPD/Dok. Pertamina
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memproduksi minyak dan gas bumi (migas) lebih dari 1 juta barel setara minyak per hari, atau 1.045 MBOEPD. Dari total produksi itu, PHE berkontribusi sebesar 69% dari minyak nasional, dan 37% gas dalam negeri.
Direktur Utama PHE Chalid Said Salim menyebutkan, produksi migas PHE mengalami pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 5% dalam 3 tahun terakhir. PHE pun telah menyelesaikan 22 pengeboran sumur eksplorasi, 821 pengeboran sumur pengembangan, 981 kegiatan workover, dan 36.860 kegiatan well services.
Selain itu, kata Chalid, pihaknya membukukan laba bersih sebesar US$ 3,12 miliar, atau meningkat 14,51% secara tahunan (yoy) dari periode 2023 yang mencapai US$ 2,73 miliar.
Seluruh pencapaian itu, kata Chalid, didukung dari seluruh entitas afiliasi PHE yakni Regional-1 Sumatera, Regional-2 Jawa, Regional-3 Kalimantan, Regional-4 Indonesia Timur, Regional-5 Internasional, Elnusa, Badak LNG, dan Pertamina Drilling Service Indonesia.
“PHE terus berkomitmen dalam melaksanakan rencana kerja secara optimal dan terus berupaya meningkatkan produksi, guna mensukseskan target swasembada energi sesuai amanat dan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang sejalan dengan visi PHE untuk menjadi perusahaan yang mengedepankan ketahanan, ketersediaan dan keberlanjutan energi,” Â kata Chalid dalam keterangan resminya pada Sabtu (14/6).
Masih pada periode yang sama, lanjut Chalid, PHE menandatangani kontrak bagi hasil untuk 1 wilayah kerja eksplorasi baru di offshore Sarawak, Malaysia. Kemudian 2 wilayah kerja eksplorasi baru di offshore dan onshore Sulawesi Tenggara, dan offshore Jawa Timur. Chalid menambahkan, 3 wilayah kerja itu memiliki estimasi total sumber daya potensial sebesar 3,02 miliar barel setara minyak (BBOE).
Di bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), kata Chalid, PHE mengklaim telah memangkas emisi karbon sebesar 1.186,87 kiloton setara CO2. Kemudian dalam hal penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG), PHE memperoleh skor 86,29.
Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics
Leave a reply Cancel reply
MOST POPULAR TAG
Most Popular
-
Indo-Rama Synthetics Berikan Modal Usaha kepada 5 Tenaga Kerja Mandiri
August 9, 2026Jalin Kerja Sama Strategis, Bank Jakarta Siapkan Layanan dan Pengalaman untuk Keluarga Besar Persija dan ...
August 9, 2026Buka Rute Baru, Transnusa Targetkan Tingkat Keterisian Rute Jakarta-Bangkok Sebesar 75-80%
August 9, 2026Jasa Marga Raih Indonesia Public Relations Awards 2026 dan Indonesia 50 Popular PR Persons Awards ...
August 9, 2026Infographic
-
Anggaran Komunikasi: Anggaran Evaluasi Masih Kecil
July 8, 2026 -
Alasan Klien Tunjuk Konsultan PR
July 2, 2026 -
Susunan Pemegang Saham Bank Banten Pasca Bank Jatim Masuk
November 11, 2025 -
Kinerja BPR Berkat Artha Melimpah yang Dimiliki Cucu Eka Tjipta
October 25, 2025