PP Bukukan Kontrak Baru Senilai Rp 11,79 T di Juli 2025
Corporate Secretary PP Joko Raharjo/Iconomics
Joko menambahkan, proyek Ithaca 2-Hauling Road menjadi pendorong utama lonjakan kontrak baru, dan memperkuat posisi PP di sektor pendanaan swasta. Proyek sektor pertambangan itu memiliki nilai kontrak Rp 1,93 triliun.
“Kenaikan signifikan pada Juli 2025 membuktikan kemampuan PT PP untuk menangkap peluang di berbagai sektor, terutama di infrastruktur pertambangan yang menjadi salah satu motor pertumbuhan kami,” kata Joko dalam keterangan resminya pada Rabu (13/8).
Kata Joko, PP melihat potensi pasar dalam sektor konstruksi nasional, sehingga akan memanfaatkan momentum itu untuk memperkuat portofolio, dan meningkatkan efisiensi, dan menghadirkan inovasi sebagai pembeda di industri. Melalui kinerja itu, PP akan memperkuat perannya sebagai perusahaan infrastruktur yang terpercaya bagi investor, pemilik proyek, dan masyarakat.
“Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan perolehan proyek baru, mempercepat eksekusi, dan menjaga kualitas hasil kerja dengan prinsip zero accident serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GCG),” ujar Joko.
Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics
Leave a reply Cancel reply
Most Popular
-
KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp 3,5 M dari Waskita ke Eks Ketum HIPMI
August 1, 2026Terima Hasil Audit Korupsi Mesin EDC BRI, KPK Akan Jebloskan Catur Budi Harto Dkk ke ...
August 1, 2026BPJS Watch Tolak Pelatihan Berjalan di Atas Bara untuk Pekerja
August 1, 2026Infographic
-
Anggaran Komunikasi: Anggaran Evaluasi Masih Kecil
July 8, 2026 -
Alasan Klien Tunjuk Konsultan PR
July 2, 2026 -
Susunan Pemegang Saham Bank Banten Pasca Bank Jatim Masuk
November 11, 2025 -
Kinerja BPR Berkat Artha Melimpah yang Dimiliki Cucu Eka Tjipta
October 25, 2025