Waskita Karya Kantongi Total Nilai Kontrak Baru Rp 5,6 T hingga Agustus 2026

0
12
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah mengantongi total nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp 5,6 triliun hingga Agustus 2026. NKB itu berasal dari proyek pemerintah pusat sebanyak 49,2%, pengembangan bisnis 11,8%, swasta 9,8%, pemerintah daerah 5,1%, BUMN/BUMD 4%, dan kontribusi anak usaha 20%.

Corporate Secretary Waskita Karya Steven Subiantoro mengatakan, infrastruktur konektivitas mendominasi NKB sebesar 41,6%. Kemudian proyek infrastruktur air 20,7%, dan gedung 17,7%.

“Kami tetap selektif dalam memilih proyek yang akan dikerjakan. Waskita Karya menghindari proyek turnkey maupun investasi, serta berfokus pada proyek berskema monthly payment dan memiliki uang muka,” kata Steven dalam keterangan resminya pada Senin (28/9).

Sebagai BUMN konstruksi, kata Steven, Waskita terus berkomitmen menyelesaikan proyek dengan hasil terbaik. Dalam 10 tahun terakhir, Waskita telah membangun 30 bendungan, 41 irigasi, 20 fasilitas rumah sakit, 15 sarana pendidikan, 92 jalan tol, dan 19 proyek konektivitas daerah.

“Waskita Karya berkomitmen terus mendukung Program Prioritas Presiden. Di antaranya menghapuskan kemiskinan ekstrem, pemerataan kesejahteraan, meningkatkan kualitas pendidikan, sekaligus mendorong keberhasilan Program Hasil Terbaik Cepat,” ujar Steven.

Baca Juga :   Bank Jakarta Sabet Indonesia Best 50 CEO dan Indonesia Best COO Awards 2026

Waskita, lanjut Steven, pun memastikan setiap infrastruktur dikerjakan dengan prinsip  tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Upaya itu dilakukan untuk memastikan pengerjaan proyek berjalan dengan lancar.

Lebih lanjut, kata Steven, Waskita menargetkan peningkatan kontrak baru, dan kinerja keuangan yang lebih baik. Keyakinan itu didorong dengan peluang Waskita dalam mengerjakan berbagai proyek strategis pemerintah, BUMN, swasta, hingga luar negeri.

“Waskita Karya juga selalu memperkuat manajemen risiko sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satunya dengan memacu penyerapan tenaga kerja lokal di setiap lokasi proyek,” katanya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics