TUGU Bukukan Laba hingga Kuartal III-2025 Sebesar Rp594,82 Miliar

0
45

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance/TUGU) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp594,82 miliar hingga akhir September 2025.

TUGU menyebut capaian ini menegaskan kemampuan Tugu Insurance menjaga profitabilitas secara berkelanjutan di tengah perubahan lanskap industri asuransi yang semakin kompleks.

Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, Pendapatan Jasa Asuransi tercatat Rp5,98 triliun dengan Hasil Jasa Asuransi sebesar Rp682,63 miliar. Kinerja ini didukung oleh optimalisasi portofolio pada lini asuransi fire & property, offshore, dan aviation yang tetap menjadi kontributor utama.

Pada saat yang sama, hasil investasi meningkat 21% secara tahunan menjadi Rp509,05 miliar, mencerminkan kemampuan Perseroan dalam mengelola portofolio keuangan secara prudent di tengah volatilitas pasar. Pendapatan usaha lainnya tercatat Rp390,94 miliar, dikontribusikan oleh pertumbuhan berkelanjutan dari anak-anak usaha Tugu Insurance yang terus memperkuat diversifikasi pendapatan TUGU Group.

Implementasi penuh PSAK 117 pada tahun ini mendorong peningkatan transparansi dan kesesuaian pelaporan keuangan dengan standar internasional. Total aset Perseroan mencapai Rp32,12 triliun, naik 19,7% dibanding akhir Desember 2024 sebesar Rp26,83 triliun.

Baca Juga :   Tugu Insurance Menyasar 10.000 Pertashop di Tahun 2021

Ekuitas juga meningkat menjadi Rp10,93 triliun, menegaskan struktur permodalan yang kuat dan sehat. Kenaikan ini ditopang oleh pertumbuhan aset kontrak asuransi dan reasuransi serta hasil investasi yang solid sepanjang tahun berjalan.

Direktur Keuangan & Layanan Korporat, Fitri Azwar menyampaikan bahwa kinerja positif tersebut merupakan hasil dari strategi transformasi yang konsisten dan penguatan tata kelola di seluruh lini bisnis.

“Sepanjang 2025, kami menjalankan transisi standar akuntansi baru sekaligus memperkuat basis operasional dan portofolio investasi. Kami berharap, Tugu Insurance tetap mampu menjaga laba dan rasio keuangan yang sehat di tengah gejolak industri maupun pengaruh geopolitik,” kata Fitri dalam keterangannya.

Fitri menambahkan pula bahwa penerapan PSAK 117 tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap ketentuan OJK, tetapi juga memperkuat komitmen Perseroan terhadap praktik pelaporan keuangan yang transparan dan setara dengan standar internasional.

“Kami fokus menjaga transparansi dan keandalan laporan keuangan sambil terus mengoptimalkan efisiensi operasional dan manajemen risiko,” jelas Fitri

Tugu Insurance optimistis dapat menutup tahun 2025 dengan kinerja yang positif, pertumbuhan berkelanjutan bagi segenap shareholders & stakeholders.

Leave a reply

Iconomics