Pendapatan BSDE Mencapai Rp4,75 Triliun di Semester I-2026, Kontributor Terbesar dari Development Revenue
Plaza BSD City Sinar Mas Land/Dok. SML
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp4,75 triliun pada Semester I tahun 2026. Kontribusi terbesar masih berasal dari pendapatan penjualan (development revenue) yang mencapai sekitar 79% dari total Pendapatan Usaha, sementara 21% lainnya berasal dari pendapatan berulang (recurring revenue).
Hermawan Wijaya selaku Direktur BSDE mengatakan bahwa semester I–2026 menunjukkan semakin kuatnya kualitas Pendapatan Usaha BSDE melalui diversifikasi sumber pendapatan. Pertumbuhan pendapatan berulang yang konsisten, disertai peningkatan profitabilitas, mencerminkan fundamental operasional BSDE tetap solid meskipun pengakuan pendapatan penjualan mengalami normalisasi dibandingkan tahun sebelumnya.
Kontributor utama Pendapatan Usaha masih berasal dari pendapatan penjualan (development revenue) sebesar Rp3,75 triliun, yang didukung oleh penjualan produk residensial, lahan dan komersial. Segmen komersial mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,59 triliun, relatif stabil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, terutama berasal dari pengakuan penjualan ruko West Village, Northridge Ultimate dan Delrey Business Townhouse di BSD City. Stabilnya kontribusi segmen komersial menunjukkan permintaan terhadap produk komersial di kawasan township BSDE yang tetap terjaga.
Sementara itu, pendapatan berulang (recurring revenue) tumbuh 19% secara tahunan menjadi Rp1,00 triliun, didukung oleh peningkatan pendapatan sewa, pengelolaan gedung, telekomunikasi, hotel, arena rekreasi serta jalan tol. Pertumbuhan ini semakin memperkuat kualitas Pendapatan Usaha BSDE yang berasal dari properti investasi dan kawasan terpadu yang telah berkembang, sekaligus memberikan stabilitas terhadap kinerja BSDE di tengah dinamika siklus industri properti.
Pendapatan sewa sendiri meningkat 19% menjadi Rp592 miliar, didukung oleh pertumbuhan penyewaan ruang kantor maupun pusat perbelanjaan. Portofolio properti investasi BSDE yang terus berkembang dan dikelola dengan baik menjadi fondasi pertumbuhan recurring revenue secara berkelanjutan.
Sepanjang enam bulan pertama tahun 2026, BSDE membukukan Laba Kotor sebesar Rp3,16 triliun dengan marjin laba kotor meningkat menjadi 67%, dibandingkan 64% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan marjin tersebut menunjukkan keberhasilan BSDE dalam mengoptimalkan komposisi Pendapatan Usaha, didukung oleh pertumbuhan kontribusi dari segmen pendapatan berulang. Di sisi lain, marjin laba kotor juga meningkat pada seluruh segmen, baik pendapatan penjualan maupun pendapatan berulang, mencerminkan efektivitas strategi BSDE dalam menjaga efisiensi operasional dan kualitas pengembangan proyek.