Permintaan dan Ekspansi Topang Kinerja CLEO, Emiten Air Dalam Kemasan

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mencatat pertumbuhan penjualan dan laba pada kuartal pertama berkat permintaan pasar yang kuat serta ekspansi kapasitas produksi yang terus berlanjut.
0
62

PT Sariguna Primatirta Tbk optimistis kinerja tahun ini akan semakin menguat seiring tambahan kapasitas produksi air minum yang terus dilakukan. Pada kuartal pertama, optimisme tersebut telah terbukti. Emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan kode saham CLEO mencatat penjualan sebesar Rp774,4 miliar atau tumbuh 15,8% secara tahunan (YoY).

Kinerja ini semakin solid karena seluruh segmen penjualan Perseroan tumbuh positif. Segmen botol menjadi kontributor utama dengan penjualan Rp432,7 miliar atau meningkat 16,9% YoY. Sementara itu, segmen non-botol tumbuh 16,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp325,7 miliar.

“Permintaan pasar yang solid, didukung perluasan kapasitas produksi menjadi kunci mendorong penguatan kinerja,” kata CEO CLEO, Melisa Patricia.

Dengan capaian tersebut, pada periode Januari–Maret, CLEO berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih konsolidasi menjadi Rp122,6 miliar atau tumbuh 5,2% YoY. Pertumbuhan ini mencerminkan kinerja yang tetap resilien sekaligus menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menjaga profitabilitas di tengah ketatnya persaingan industri AMDK. Strategi yang dijalankan dinilai mampu menjaga stabilitas kinerja dan mendukung keberlanjutan pertumbuhan ke depan.

Baca Juga :   Pemegang Saham CLEO Merestui Akuisisi Perusahaan Distributor

Menurut Melisa, optimalisasi pabrik hasil ekspansi telah mendorong peningkatan volume penjualan di wilayah ekspansi.

“Kapasitas produksi yang semakin optimal berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan kinerja,” katanya.

Tahun ini, kapasitas produksi air minum CLEO akan kembali bertambah dengan beroperasinya tiga pabrik baru di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru. Pabrik di Palu direncanakan mulai beroperasi pada kuartal III, disusul pabrik di Pontianak dan Pekanbaru pada kuartal IV. Tambahan kapasitas produksi ini diyakini akan semakin memperkuat kinerja CLEO, baik tahun ini maupun ke depan.

Sejalan dengan strategi pertumbuhan bisnis berkelanjutan, CLEO menegaskan ekspansi akan terus dilanjutkan. Untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain AMDK terdepan, Perseroan berencana menambah tiga pabrik lagi di wilayah potensial di Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan distribusi, meningkatkan kapasitas produksi, serta mendukung pertumbuhan jangka panjang.

“Strategi ekspansi adalah langkah konsisten CLEO untuk terus dekat dengan para pelanggan, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang,” tutup Melisa.

Leave a reply

Iconomics