Segmen Pakaian Seragam Topang Kinerja Trisula Textile Industries Tbk pada Kuartal I 2026

BELL juga tetap memprioritaskan kualitas yang diimbangi dengan inovasi berkelanjutan.
0
59

Di tengah tantangan daya beli yang belum sepenuhnya stabil, PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) tetap melangkah optimistis pada tahun ini. Emiten penyedia kain, seragam, dan produk fashion ini membukukan peningkatan laba kuartalan sebesar 22% menjadi Rp4,16 miliar pada awal 2026.

Penjualan BELL pada kuartal I juga menunjukkan pertumbuhan stabil dengan realisasi Rp153,28 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp151,41 miliar.

Kinerja positif tersebut didorong oleh pertumbuhan signifikan pada segmen seragam sepanjang Januari hingga Maret. Segmen ini mencatatkan penjualan Rp40,11 miliar, melonjak 209% secara tahunan (YoY), mencerminkan kuatnya permintaan. Sementara itu, kontribusi terbesar masih berasal dari segmen manufaktur dengan penjualan Rp90,24 miliar, naik 3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Kami bersyukur BELL mencatatkan kinerja positif di awal tahun ini. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun,” kata Direktur Utama BELL, Karsongno Wongso Djaja.

Seiring pertumbuhan pesat di segmen seragam, perseroan akan terus membidik peluang dari berbagai instansi, khususnya pada seragam korporasi dan produk jadi, dengan mengoptimalkan kapasitas pabrik garmen di Solo. Selain itu, BELL juga telah mengamankan sejumlah kontrak yang saat ini masih dalam tahap produksi dan diharapkan dapat menopang kinerja ke depan.

Baca Juga :   Apsyfi Sebut 5 Pabrik Tekstil Tutup Sepanjang 2025 dan 6 Berproduksi Tidak Optimal

Di sisi lain, BELL tetap memprioritaskan kualitas yang diimbangi dengan inovasi berkelanjutan. Peningkatan kualitas dilakukan melalui peremajaan mesin secara konsisten, sementara inovasi diperkuat melalui kehadiran Trisula Innovation Center (TIC) sebagai platform kreatif dan kolaboratif untuk pengembangan riset dan produk yang sesuai kebutuhan pasar.

Langkah-langkah tersebut, ditambah fleksibilitas dalam memenuhi pesanan yang terpersonalisasi, menjadi fondasi bagi BELL untuk menjaga momentum pertumbuhan dan memperkuat daya saing ke depan.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics