Gojek dan Grab Hormati Aturan Potongan Tarif Ojol yang Ditetapkan Pemerintah 8%
GoPay Later dalam sistem pembayaran aplikasi TikTok/Dok. GoTo
PT GoTo Gojek Tokopedia (GoTo) dan PT Grab Teknologi Indonesia (Grab) akan mematuhi, dan menghormati ketentuan penurunan potongan tarif bagi pengemudi ojek online (ojol) dari perusahaan menjadi 8%. Perubahan tersebut diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online.
Direktur Utama GoTo Hans Patuwo mengatakan, pihaknya akan mengkaji untuk memahami secara detail terkait peraturan tersebut.
“GoTo senantiasa mematuhi peraturan pemerintah, termasuk arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto terkait perlindungan pekerja transportasi online yang dituangkan dalam Peraturan Presiden No. 27 Tahun 2026,” kata Hans dalam keterangan resminya beberapa waktu yang lalu.
Kemudian, kata Hans, GoTo pun akan berkoordinasi dengan pemerintah, dan semua pemangku kepentingan membahas lebih lanjut untuk memastikan aturan yang berlaku memberikan manfaat bagi mitra, dan perusahaan.
“Dengan demikian, GoTo/Gojek dapat terus memberi manfaat berkelanjutan kepada seluruh masyarakat, terutama mitra driver dan pelanggan Gojek,” ujar Hans.
Senada dengan GoTo, kata Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi, pihaknya menghormati arahan Presiden Prabowo Subianto ketika memperingati Hari Buruh.
Neneng menambahkan, Grab Indonesia berkomitmen mendukung visi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Usulan komisi bagi mitra pengemudi, menjadi perubahan mendasar terhadap cara platform digital berfungsi sebagai marketplace.
Grab Indonesia, kata Neneng, akan berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mengimplementasikan perubahan tersebut. Tujuannya agar kebijakan baru dapat melindungi mitra pengemudi, dan menjaga keterjangkauan harga untuk pelanggan.
“Sejak hari pertama hadir di Indonesia, Grab Indonesia telah mendampingi jutaan mitra pengemudi, dan UMKM dalam mengembangkan ekonomi digital, serta mendukung penghidupan mereka beserta keluarga yang senantiasa menjadi prioritas kami,” ujar Neneng.