Transjakarta Mulai Aktifkan Sejumlah Rute, Simak Selengkapnya
Welfizon Yuza, CEO PT Transportasi Jakarta saat menerima penghargaan The Iconomics Nusantara Awards 2024/Dok. Iconomics
Manajemen PT Transjakarta terus memantau situasi lapangan di Jakarta. Transjakarta juga sudah mengaktifkan sejumlah koridor.
Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza mengatakan jajaran direksi dan manajemen secara konsisten memantau kondisi di lapangan, baik secara langsung (on the spot) maupun melalui Command Center Kantor Pusat Transjakarta. Pemantauan ini penting mengingat situasi di lapangan dapat berubah cepat, sehingga perusahaan bisa segera mengambil keputusan terkait layanan maupun operasional.
Welfizon menyampaikan sejumlah koridor Transjakarta sudah kembali beroperasi sejak Sabtu (30/08/2025) siang. Beberapa koridor tersebut antara lain 3, 6, 8, 10, 11, 12, dan 13.
Adapun rute yang telah dibuka kembali meliputi 7 dari 14 rute BRT, 61 dari 94 rute non-BRT, serta 76 dari 98 rute Mikrotrans.
Welfizon juga menyampaikan sejumlah tahapan perbaikan fasilitas halte yang mengalami kerusakan. Fasilitas yang mengalami kerusakan ringan mulai diperbaiki Senin (01/09/2025). Untuk kerusakan kategori sedang, perbaikan dilakukan Rabu (03/09/2025), sementara kerusakan berat ditangani mulai Senin (08/09/2025). Menurutnya, proses perbaikan membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit, sehingga dukungan masyarakat sangat dibutuhkan demi menjaga keamanan serta keberlanjutan layanan.
Berikut daftar halte Bus Rapid Transit (BRT) yang terdampak akibat aksi massa:
Halte BRT Dibakar:
Koridor 1 – Polda
Koridor 5 – Senen Sentral
Koridor 2 – Senen Toyota Rangga
Koridor 9 – Gerbang Pemuda (arah Pluit)
Koridor 1 – Senayan Bank DKI
Koridor 1 – Bundaran Senayan
Koridor 10 – Pemuda Pramuka
Halte BRT Dijarah/Dirusak/Vandalisme:
Koridor 5 – Kampung Melayu (dirusak & vandalisme)
Koridor 5 – Kramat Sentiong (dijarah)
Koridor 7 – Bidara Cina (vandalisme)
Koridor 9 – Semanggi (dirusak)
Koridor 9 – Petamburan (dirusak)
Koridor 11 – Jatinegara (vandalisme)
Koridor 2 – Kwitang (vandalisme)
CSW Iconic – Kejaksaan Agung (dirusak)
Koridor 1 – Bendungan Hilir (dijarah)
Halte Non-BRT:
Kontainer Petamburan (dibakar).