Danantara Kerja Sama dengan 4 Lembaga Ini Perkuat Sinergi Nasional
Danantara Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Perindustrian, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Kerja sama itu dilakukan untuk memperkuat sinergi nasional dalam menghubungkan agenda riset, pengembangan talenta, kebutuhan industri, mekanisme pendanaan, dan peluang investasi strategis.
Melalui acara Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026, lembaga pengelola investasi milik negara itu juga menandatangani nota kesepahaman dengan 32 perguruan tinggi untuk membangun platform kemitraan riset, akademik nasional, dan industri. Kemudian, Danantara Development Management Fund (DDMF) bersama Institut Teknologi Bandung, Indofarma, dan PT EBM Saintifik dan Teknologi, sepakat mengembangkan fitofarmaka berbasis kratom.
Chief Technology Officer Danantara Indonesia Sigit Puji Santosa mengatakan, penandatanganan kerja sama menjadi titik awal untuk membuka peluang kolaborasi lainnya. Upaya tersebut pun dilakukan untuk menjalankan semangat Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.
“Pada 1928, para pemuda dari berbagai latar belakang berkumpul dengan semangat dan cita-cita bersama untuk membangun masa depan Indonesia. Hampir satu abad kemudian, semangat persatuan, kolaborasi, dan tekad tersebut tetap relevan,” kata Sigit dalam keterangan resminya pada Jumat (30/10).
Mengenai DTIIF 2026, kata Sigit, selama 3 hari diselenggarakan (26-28 Oktober 2026), pihaknya mencatat lebih dari 3.000 peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Kemudian, sebanyak 274 pembicara dan moderator yang mengisi sesi Distinguished Lecture, 21 sesi pleno, 38 sesi panel dan sesi pitching/showcase antara BUMN, peneliti muda, dan tech-based startups.
“Untuk itu, Danantara Indonesia ingin meneruskan semangat Sumpah Pemuda dengan mempertemukan berbagai gagasan, keahlian, dan sumber daya untuk bersama-sama mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju,” ujar Sigit.