Di Tengah Kenaikan Kasus Harian Covid-19, Ekonomi Diprediksi Tetap Tumbuh di 2021

0
354

Pemulihan ekonomi telah mulai dirasakan ketika Kuartal I/2021, pertumbuhan mencapai -0,74%. Karena itu, pemerintah memprediksi pertumbuhan ekonomi dengan menangani pandemi Covid-19 varian Delta akan mencapai 3,7% hingga 4,5% pada 2021.

“Sejumlah lembaga internasional memproyeksikan pertumbuhan Indonesia di antara 4,3% hingga 4,9% di 2021. Dan di 2022 pertumbuhan berada di antara 5% hingga 5,8%,” kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto ketika memberikan sambutan dalam “Investor Daily Summit 2021”, Selasa (13/7).

Airlangga mengatakan, permintaan domestik saat ini telah membaik ditandai dengan peningkatan aktivitas produksi seperti industri pengolahan, perdagangan dan konstruksi. Lalu, Purchasing Managers’ Index (PMI) pada Juni tahun ini tetap pada level ekspansi yaitu 53,5 dan lebih tinggi dibanding beberapa negara seperti Vietnam, Myanmr, Thailand dan Malaysia.

Dengan peningkatan aktivitas produksi itu, kata Airlangga, dampak negatif pandemi terhadap ketenagakerjaan berangsur teratasi sehingga penduduk usia kerja yang terdampak selama pandemi di tahun lalu sebesar 29,12 juta mulai terkurangi menjadi 19,1 juta orang. Di sisi eksternal, Indonesia terbantu dengan surplus neraca perdagangan selama 13 bulan berturut-turut yang ditopang oleh peningkatan harga komoditas global.

Baca Juga :   Anggota Komisi XI Ini Dorong OJK Awasi Pelaksanaan Aturan Asuransi Unit Link

“Ini tentu diharapkan dapat memberikan sentimen positif bagi kegiatan ekspor-impor Indonesia ke depan. Saat yang sama arus modal asing kembali masuk dan terjaganya level defisit transaksi berjalan akan memberikan dasar yang kuat bagi ketahanan sektor eksternal Indonesia,” kata Airlangga.

Dengan berbagai kebijakan ekonomi, kata Airlangga, termasuk insentif perpajakan, relaksasi PPN, pemerintah melihat pemulihan dapat terus berlangsung dan angka pertumbuhan semester I, Kuartal II/2021 masih bisa tumbuh di angka 7%. Karena itu, momentum pertumbuhan harus terus dijaga agar ekonomi bisa pulih dan tantangan utama di kuartal III yang sebelumnya diprediksi positif, namun eskalasi Covid-19 karena varian Delta menjadi salah satu yang akan menentukan pertumbuhan nasional.

“Pemerintah akan melakukan berbagai cara untuk menekan laju penyebaran varian Delta termasuk di dalamnya dengan pemberlakuan PPKM darurat di Pulau Jawa-Bali dan 14 kabupaten/kota. Diharapkan PPKM Darurat ini bisa diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan dan akan melihat implementasinya dari 12 Juli hingga 20 Juli 2021,” kata Airlangga.

Baca Juga :   Pemerintah dan BI Sepakati 5 Langkah Menjaga Inflasi 2023, Apa Saja Langkahnya?

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics