Ulang Tahun ke-126, Sunarso Pamer Kesuksesan Aksi Korporasi BRI

0
1175

Tak hanya dua aksi korporasi tersebut, aksi korporasi BRI yang terbaru yaitu pembentuan holding ultra mikro juga merupakan salah satu pencapaian luar biasa dari BRI. Dalam pebentukan holding ultra mikro ini, BRI melakukan right issue.

Dalam right issue ini, pemerintah mengeksekusi haknya dengan melakukan inbreng saham Pegadaian dan PNM ke BRI. Sementara, pemegang saham publik, membayar cash.

Alhamdulillah saham kita laku di tengah pandemi. Maka terjadilah total nilai right issue itu Rp96 triliun dan itu adalah yang terbesar sepanjang sejarah bursa di Indonesia, terbesar nomor satu di Asia Tenggara, terbesar nomor tiga di Asia dan terbesar nomor 7 di dunia. Semua mengakui,” ujar Sunarso.

Lebih dari itu, Sunarso mengatakan saat banyak perusahaan kesulitan mencari modal di tengah pandemi ini, dari pembentukan holding ultra mikro ini, BRI justru memperoleh setoran modal cash senilai Rp41 triliun dari investor publik. “Sekarang ada di kantong kita itu. Itulah yang akan kita gunakan untuk menumbuhkembangkan BRI ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :   Denpasar Jadi Kota Kedua Penyelenggaraan Festival Pasar Senyum Rakyat

Menurut Sunarso, value yang diperoleh BRI dari aksi korporasi pembentukan holding ultra mikro ini adalah, pertama, BRI memperoleh sumber pertumbuhan baru dari strategi go smaller ke ultra mikro.

Kedua, BRI mendapatkan setoran modal cash sebesar Rp41 triliun dari investor publik yang mengekseskusi hak-hak mereka dalam right issue BRI. Ini menggembirakan, selain menunjukkan kepercayaan investor terhadap BRI, juga otomatis tidak mendelusi kepemilikan saham publik menjadi kurang dari 40%. Dengan tetap di atas 40%, Sunarso mengatakan BRI pun tetap berhak atas insentif pajak yang besarnya 5% dari laba.

Ketiga, aksi korporasi BRI ini juga mencerminkan kepercayaan investor global terhadap Indonesia. Sunarso mengatakan dari sekitar Rp41 triliun hak investor publik yang tereksekusi, porsi investor domestik hanya sekitar Rp11 triliun. “Artinya lebih dari US$2 miliar dana asing masuk mempercayakan investasinya ke BRI. Itu penting bagi neraca pemabayaran Indonesia,” ujarnya.

Halaman Berikutnya
1 2

Leave a reply

Iconomics