Komitmen Jaga Lingkungan Hidup, Blibli Gandeng Ecoxyztem Gelar Langkah Membumi Festival

0
241
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) berkomitmen untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan hidup dari dampak perubahan iklim yang terjadi saat ini. Melalui program sustainability, Blibli Tiket Group bersama venture builder Ecoxyztem berkolaborasi dengan menggelar Langkah Membumi Festival (LMF) 2023.

Chief Operating Officer & Co-Founder Blibli Lisa Widodo mengatakan, acara tersebut rencananya akan digelar pada 25-26 November di SCBD Park, Jakarta. Dengan mengusung tema One Action, One Earth, Blibli dan Ecoxyztem berupaya untuk merepresentasikan kekuatan ekosistem dalam memerangi perubahan iklim.

Festival ini, kata Lisa, akan menjadi melting pot yang mempertemukan para ecopreneur, pelaku industri, dan penggiat sustainability, yang sama-sama ingin mewujudkan, serta menciptakan Indonesia yang lebih berkelanjutan.

“Langkah Membumi Festival menjadi langkah nyata dari komitmen Blibli Tiket Action dalam mengintegrasikan keberlanjutan dalam semua aspek bisnis dengan melibatkan karyawan, pelanggan, mitra dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan bumi, sosial dan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Lisa dalam keterangan resminya di  Titik Temu Cafe SCBD, Jakarta, Rabu (22/11).

Baca Juga :   Generasi Muda Anggota Komisi VII DPR Berperan Dorong Terbentuknya RUU EBT

Tidak hanya itu, kata Lisa, program Blibli Tiket Action memprioritaskan 6 strategi keberlanjutan yang terdiri atas penggunaan sumber daya, pengelolaan limbah, pengurangan emisi, pelatihan dan pengembanga, hubungan komunitas, serta tata kelola data dan privasi.

“Dari mulai 100% kemasan kardus tersertifikasi dapat didaur ulang hingga ajakan pelanggan mengembalikan 10 kemasan bekas untuk penanaman 1 bibit pohon. Semangat keberlanjutan di bawah payung Blibli Tiket Action ini ingin diperluas ke skala yang lebih besar melalui aksi kolaborasi yang melibatkan semua pihak,” ujar Lisa.

Sementara itu, Chief Commercial Officer Ecoxyztem Andreas Pandu Wirawan mengatakan, LMF 2023 akan melibatkan 40 ecopreneurs yang akan terlibat baik untuk pitching, mengisi booth, maupun berbagi pengalaman dalam membangun startup yang fokus pada isu lingkungan. “Sebagai sebuah venture builder yang telah membantu dan bertemu lebih dari ratusan climate tech startup atau biasa disebut ecopreneurs, kami merasa bangga dapat menjadi bagian dari kolaborasi multi-stakeholders ini,” ujar Andreas.

Sedangkan Direktur Pengurangan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Vinda Damayanti mengatakan, pihaknya mengapresiasi peran aktif yang dilakukan sektor swasta dalam menyikapi isu lingkungan hidup. Melalui LMF 2023, Vida optimistis festival tersebut mampu menjadi wadah dalam mewujudkan aksi yang nyata dan partisipatif.

Baca Juga :   Bank Raya Gandeng Visa Gelar Raya Run di Surabaya, Ini Alasannya

“Kami merasa senang bahwa sektor swasta, industri, dan para ecopreneur dapat berperan aktif bersama pemerintah untuk menawarkan berbagai macam solusi dari permasalahan lingkungan. Hal ini senada dengan komitmen KLHK untuk mempercepat dan memperbesar penurunan gas rumah kaca menuju target di 2030,” ujar Vinda.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics