Trakindo Utama Berupaya Pastikan Pelanggan Dapat Dukungan Menyeluruh
PT Trakindo Utama (Trakindo) berupaya memastikan pelanggan mendapat dukungan menyeluruh, dan sesuai dengan kebutuhan operasional. Untuk mendukung peran itu, Trakindo mengandalkan jaringan lebih dari 75 cabang di berbagai wilayah Indonesia.
General Manager Java Area Trakindo Utama R. M. Boedi Santoso mengatakan, setiap cabang didukung tenaga ahli, fasilitas servis, ketersediaan suku cadang, dan teknologi untuk membantu pemeriksaan kondisi alat. Juga untuk menentukan tindak lanjut sesuai kebutuhan operasional di tiap-tiap wilayah.
Selain itu, kata Boedi, pihaknya juga terus memperkuat kapabilitas tenaga kerja, layanan, dan teknologi yang terintegrasi. Hal tersebut dilakukan sebagai komitmen cepat dan pasti Trakindo dalam mewujudkan semangat advancing you forward.
Bagi Trakindo, kata Boedi, menyediakan alat berat yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan merupakan langkah awal untuk menjadi mitra yang dapat diandalkan. Karena itu, Trakindo terus memperkuat kapabilitas agar pelanggan dapat menjalankan operasional dengan baik, dan sesuai kebutuhan.
“Kami ingin menjadi mitra yang dapat diandalkan sepanjang masa pakai alat berat, mulai dari menjaga keandalan unit dan mengantisipasi potensi gangguan operasional hingga mendukung pelanggan agar dapat bekerja dengan lebih aman dan efisien,” kata Boedi dalam acara Media Experience di Trakindo Utama BSD, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (29/10).
Masih soal layanan, Branch Manager Trakindo Jakarta Gusnawan Adi Putra menambahkan, salah satu bentuk dukungan juga diwujudkan melalui layanan purnajual yang tidak hanya sekadar memperbaiki unit ketika terjadi gangguan. Tetapi juga memastikan alat berat yang digunakan tetap andal, dan tersedia.
Selain itu, kata Gusnawan, Trakindo pun berupaya membantu pelanggan mengurangi risiko operasional (downtime), dan menjaga kelancaran operasional. Dengan memahami pola penggunaan unit, Trakindo dapat menentukan dukungan yang lebih tepat, termasuk dalam merencanakan perawatan, dan memastikan ketersediaan suku cadang.
“Kami melihat kondisi unit, kebutuhan suku cadang, dan dukungan teknis sebagai aspek yang saling berkaitan,” ujar Gusnawan.