Di Balik Pencapaian Positif Pasar Modal Indonesia Tahun 2022, Ini PR ke Depan

0
185

Pasar modal Indonesia masih menorehkan capaian-capaian positif pada tahun 2022 lalu, di saat banyak pasar modal negara lain mengalami kelesuhan. Tak hanya indeks dan kapitalisasi pasar yang tumbuh postitif, jumlah investor di pasar modal Indonesia juga tumbuh pesat 10 kali lipat atau 1.000% dibandingkan lima tahun lalu.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar dalam laporannya pada peresmian pembukaan perdagangan saham tahun 2023 mengatakan di tengah gejolak dan ketidapastian di Eropa dan banyak negara secara global, kinerja perekonomian dan pasar modal Indonesia di tahun 2022, justru bertahan dan cenderung menunjukkan kinerja yang sangat positif bahkan terbaik dibandingkan dengan negara-negara di ASEAN dan Asia secara umum.

Kinerja IHSG ditutup meningkat 4% dibandingkan tahun 2021. Aktivitas perdagangan tahun 2022 juga mengalami kenaikan signifikan dengan frekuensi transaksi harian mencapai 1,31 juta kali. Kapitalisasi pasar tertinggi mencapai angka Rp9.500 triliun (US$600 miliar), atau mencapai 50% terhadap PBD Indonesia.

Pada tahun 2022, tambah Mahendra, terdapat 59 pencatatan saham baru (IPO). Jumlah investor pasar modal meningkat mencapai 10,3 juta atau niak 1.000% dalam lima tahun terakhir sejak 2017. Mayoritas pelaku pasar domestik adalah generasi milenial dan generasi Z yaitu sebanyak 58,7%.

Baca Juga :   Pengelompokan Bank Berubah, OJK: Tak Terkait dengan Naik Kelas atau Turun Kelas

Namun, diakui Mahendra, dibalik capaian luar biasa pada tahun 2022, masih banyak pekerjaan rumah kedepan. “Kedepan ini satu hal yang harus kita prioritaskan yaitu peningkatan integritas, akuntabilitas, kredibilitas,” ujarnya.

Karena dengan integritas, akuntabilitas, kredibilitas, tambah Mahendra, potensi pertumbuhan pasar modal Indonesia yang masih besar, bisa dioptimalkan. Ia mengibratakan potensi pertumbuhan ini dengan ‘gelas kosong’ yang belum terisi penuh. Jumlah investor pasar modal memang sudah mencapai 10,3 juta, tetapi sesungguhnya itu hanya baru 4% dari jumlah populasi Indonesia.

Demikian juga kapitalisasi pasar. Memang sudah mencapai 50% PDB, namun dibandingkan negara lain di ASEAN, Indonesia masih tertinggal, karena ada negara di ASEAN dengan kapitalisasi pasar modal mencapai di atas 100% PDB.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics