Jual Semua Saham Krakatau Steel, Apakah Silmy Karim akan Diganti dari Dirut?

0
1935
Reporter: Petrus Dabu

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Silmy Karim menjual semua saham yang dimilikinya di perusahaan BUMN itu.

Jumlah saham emiten dengan kode saham KRAS ini yang dimiliki Silmy adalah 5.400.300 lembar. Ia menjual pada harga yang berbeda-beda pada 12 Juni lalu yaitu Rp278, Rp280, Rp282 dan Rp284. Dengan rata-rata harga jualnya sebesar Rp281, total nilai transaksi penjualan ini sekitar Rp1,52 miliar.

Dalam pengumuman di Bursa Efek Indonesia (BEI), Silmy menyampaikan tujuan penjualan tersebut adalah untuk keperluan pribadi.

Spekulasi bermunculan penjualan tersebut sebagai sinyal Silmy akan diganti dari posisinya sebagai direktur utama.  Krakatau Steel memang akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juli 2020 nanti. Pemerintah sebagai pemegang saham BUMN beberapa waktu belakangan ini memang merombak sejumlah jajaran direksi BUMN saat RUPST.

Namun Silmy kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senin (22/6) mengatakan penjualan saham tersebut tidak ada kaitannya dengan pergantian posisinya sebagai direktur utama. Ia kembali menegaskan penjualan saham tersebut karena ada keperluan dan bukan hanya saham KRAS yang ia jual tetapi juga saham yang lainnya.

Baca Juga :   Belum Lama Mengangkat Plt Dirut, Krakatau Steel Tunjuk Plt Dirut yang Baru

Silmy diangkat menjadi direktur utama Krakatau Steel pada 6 September 2018. Sebelumnya ia menjadi direktur PT Pindad (Persero) sejak 2014.

Silmy yang dijuluki sebagai ‘spesialis BUMN sakit’ ini berhasil melakukan restrukturisasi utang Krakatau Steel sebesar US$2 miliar pada Januari 2020 lalu setelah melalui proses negosiasi selama satu tahun dengan 10 krediturnya.

Pada kuartal pertama 2020 ini, Krakatau Steel membukukan pendapatan sebesar US$311,19 juta, turun 25,73% dibanding US$418,98 juta pada kuartal pertama 2019.

Meski pendapatan turun, Krakatau Steel membukukan laba periode berjalan sebesar US$80,2 juta. Sebelumnya pada periode yang sama tahun lalu membukukan rugi periode berjalan sebesar US$64 juta.

 

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics