Manfaatkan Skema FTA, Ekspor Produk Es Krim Yili Mampu Jangkau 19 Negara

0
13
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Yili Indonesia Dairy mencatat peningkatan volume ekspor sebesar 20%-30% ke berbagai negara tujuan. Adapun produk es krim Joyday yang diproduksi di Indonesia telah menjangkau 19 negara.

Presiden Direktur Yili Indonesia Dairy Yu Miao mengatakan, pihaknya memanfaatkan skema perdagangan melalui free trade agreement (FTA) dari Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Kementerian Perdagangan.

Karena itu, kata Yu Miao, FTA menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membuka akses pasar, memperkuat posisi produk, dan mendukung efisiensi perdagangan lintas negara. FTA pun digunakan untuk meningkatkan daya saing produk di negara tujuan ekspor.

Selain memperluas negara tujuan ekspor, kata Yu Miao, Yili pun berinovasi, efisiensi produksi, meningkatkan kapasitas, serta memenuhi standar dan regulasi di tiap-tiap negara.

Yu Miao memastikan, setiap produk yang diekspor memenuhi persyaratan kualitas, keamanan pangan, regulasi, perizinan, standar mutu, dan memiliki sertifikat halal. Upaya itu sebagai komitmen Yili dalam menghadirkan produk berkualitas yang diterima konsumen global.

Dengan memastikan kepatuhan standar internasional, ujar Yu Miao, Yili berharap produk Joyday dapat menembus pasar global yang lebih luas. Karena itu, Yili akan terus memperkuat kegiatan ekspor dengan memperluas jangkauan negara tujuan, meningkatkan volume ekspor, dan mengoptimalkan peluang perdagangan melalui FTA.

Baca Juga :   UKM Center FEB UI Beberkan 3 Isu dan 3 Tren soal Perkembangan CSR

“Bagi kami, Indonesia memiliki potensi besar tidak hanya sebagai pasar domestik, tetapi juga sebagai basis produksi untuk menjangkau konsumen di berbagai negara,” kata Yu Miao dalam keterangan resminya pada Sabtu (17/10).

Atas kinerja ekspor yang positif, kata Yu Miao, Yili mendapat penghargaan dari Kementerian Perdagangan sebagai eksportir yang dinilai berprestasi. Juga sebagai mitra dagang berprestasi yang berkontribusi dalam mendorong ekspor non-migas Indonesia.

“Kami merasa terhormat menerima Primaniyarta Award 2026 dalam kategori Eksportir Pemanfaatan FTA. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Yili untuk terus memperkuat kontribusi terhadap ekspor Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan industri FMCG nasional agar semakin kompetitif di pasar global,” ujarnya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics