Perubahan Kehidupan Pasca WFH

0
2049

Tampilan kota masa depan kita tidak tertulis di atas batu, tetapi beberapa tren urban telah dipicu pada tahun lalu. Misalnya, konsep kota 15 menit menjadi kenyataan, di mana warganya dapat mengakses kebutuhan sehari-hari dengan berjalan kaki atau menghirup udara segar dalam konteks teleworking. Mal-mal besar telah membuka jalan bagi toko bahan makanan lokal, dan alih-alih perlu mengemudi atau menggunakan transportasi umum untuk mencapainya, mereka dapat menempuhnya dengan bersepeda. Akhirnya, orang-orang dapat menghabiskan lebih banyak waktu di lingkungan mereka dan memprioritaskan kebutuhan gaya hidup berdasarkan keterjangkauan, infrastruktur komersial, kapasitas rekreasi, taman, atau apa pun yang paling bernilai.

Ini semua adalah kecenderungan perkotaan yang bertahan lama, dan kebiasaan pasca pandemi nampaknya akan membentuk lingkungan masa depan yang nyaman layaknya perkotaan namun tetap dalam lingkungan yang ramah keluarga. Ini termasuk konsep pengembangan real estat serba guna, yang memasangkan perumahan dengan kantor, atap dan balkon hijau, halaman besar dan taman bermain, restoran, dan bahkan ritel.

Baca Juga :   Nokia Indonesia akan Memperdalam Pasar Digital untuk B2B di Indonesia

“Saat merencanakan ruang lingkup kehidupan, para pengembang perlu menyediakan infrastruktur bagi masyarakat, yang dapat menciptakan peluang untuk berkomunikasi dan rekreasi, meningkatkan rasa kebersamaan, serta mendukung pengembangan dan kesehatan manusia. Teknologi yang mampu membersihkan ruang publik, memungkinkan akses tanpa kontak, atau mewujudkan pariwisata dari rumah dengan bantuan VR dan AR memungkinkan membawa kita lebih dekat ke masa depan rumah pintar dan kota pintar. Melalui misi perusahaan untuk menuju masa depan, kami percaya bahwa siapa pun dapat memperoleh manfaat dari teknologi dan meyakini bahwa solusi keamanan siber akan menjaga proses ini,” kata Connel dalam siaran pers.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Halaman Berikutnya
1 2 3 4

Leave a reply

Iconomics