Lautan Luas Perkuat Ikhtiar Transisi Energi Terintegrasi Bersama Greenvolt Power Indonesia

Dalam kerja sama ini, Greenvolt Power Indonesia akan mendukung implementasi peta jalan energi surya Lautan Luas melalui penyediaan kajian, pengembangan proyek, pembangunan, pengoperasian, pemeliharaan, dan data kinerja untuk pelaporan ESG.
0
10

Pada usianya yang ke-75 tahun, PT Lautan Luas Tbk. (LTLS) memperkuat transformasi keberlanjutannya melalui pengembangan peta jalan transisi energi yang lebih terintegrasi di seluruh operasional perusahaan. Melalui penandatanganan Heads of Agreement (HoA) dengan Greenvolt Power Indonesia, Lautan Luas menjajaki pengembangan pemanfaatan energi surya dalam skala grup sebagai bagian dari transisi energi jangka panjang perusahaan.

Inisiatif strategis ini menjadi bagian dari evolusi perusahaan sebagai Integrated Ingredients and Solutions Provider untuk terus beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan industri, sekaligus memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis.

Dengan memanfaatkan energi bersih dalam skala yang lebih luas, perusahaan berupaya memperkuat ketahanan operasional di tengah tantangan pasokan energi, mengelola risiko kenaikan biaya energi, serta menjawab tuntutan keberlanjutan dari pelanggan dan mitra industri global.

Presiden Direktur PT Lautan Luas Tbk., Indrawan Masrin, mengatakan penandatanganan HoA ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam menerjemahkan komitmen keberlanjutan menjadi aksi bisnis yang terukur.

“Momentum 75 tahun menjadi landasan transformasi Lautan Luas dari implementasi PLTS di tingkat anak usaha menuju pendekatan yang lebih terintegrasi untuk membantu kami mengoptimalkan pemanfaatan energi di seluruh operasional, sekaligus memperkuat efisiensi, ketahanan bisnis, dan daya saing jangka panjang,” ujar Indrawan dalam keterangan pers, Kamis (6/8).

Baca Juga :   Perluas Pembangunan PLTS, Pertamina Sedang Membangun PLTS di Kilang Cilacap

Indrawan menambahkan, kolaborasi dengan Greenvolt Power Indonesia akan membantu Lautan Luas mewujudkan inisiatif tersebut secara lebih efektif dan terencana, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan. 

Berdasarkan HoA tersebut, Greenvolt Power Indonesia akan mendukung implementasi peta jalan energi surya Lautan Luas melalui penyediaan kajian teknis dan komersial, pengembangan proyek beserta skema pembiayaannya, pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan jangka panjang, serta penyediaan data kinerja untuk pelaporan ESG. Dukungan tersebut memungkinkan Lautan Luas menerapkan solusi energi terbarukan di berbagai anak perusahaan secara lebih terintegrasi, konsisten, dan mudah diperluas ke berbagai fasilitas perusahaan lainnya.

Setelah seluruh tahapan implementasi selesai, inisiatif berskala grup di delapan fasilitas Lautan Luas di Jabodetabek dan Jawa Timur, termasuk kantor pusat dan fasilitas manufaktur, diproyeksikan menghasilkan sekitar 1.780.508,6 kWh energi bersih setiap tahun. Implementasi tersebut juga diperkirakan dapat mengurangi emisi yang berasal dari konsumsi listrik hingga sekitar 1.454,7 ton CO₂e per tahun. Pencapaian ini sekaligus mendukung target dalam Sustainability Roadmap Lautan Luas 2022–2031.

Baca Juga :   Dorong Operasional Ramah Lingkungan, Pertamina Resmikan PLTS Atap Terbesarnya

Melalui skema investasi yang ditawarkan Greenvolt Power Indonesia, Lautan Luas dapat mengadopsi solusi energi terbarukan tanpa memerlukan investasi awal. Hal ini memungkinkan perusahaan menjaga fleksibilitas penggunaan modal sembari tetap mempercepat proses transisi energi. Pelaksanaan proyek akan dilakukan secara bertahap, dengan fase pertama dimulai pada 2026 dan fase kedua pada 2027, sesuai dengan persetujuan regulator.

Country Director Greenvolt Power Indonesia, Adam Salter, menyampaikan komitmen perusahaan untuk menjadi mitra strategis yang mendukung perjalanan transformasi Lautan Luas.

“Kami bangga dapat melanjutkan kolaborasi dengan Lautan Luas di momen penting perjalanan keberlanjutan mereka. Bagi grup industri berskala besar, adopsi energi terbarukan membutuhkan solusi yang mampu mengakomodasi berbagai perbedaan kebutuhan teknis, operasional, dan komersial yang berbeda di setiap fasilitas. Pengalaman kami dalam berbagai proyek energi terbarukan di berbagai negara, dipadukan dengan pemahaman terhadap karakteristik sektor energi di Indonesia, memungkinkan kami mendukung Lautan Luas mengintegrasikan energi bersih ke dalam operasionalnya sekaligus memperkuat efisiensi dan ketahanan bisnis jangka panjang,” kata Adam.

Baca Juga :   Kerja Sama dengan Bay Group, Indonesia Power Nilai Sejalan dengan Proyek PLTS di Bangladesh

Rencana kerja sama ini melanjutkan implementasi proyek PLTS yang telah dikembangkan oleh Greenvolt Power Indonesia, yang sebelumnya bernama Emerging Solar Indonesia, di dua anak usaha Lautan Luas, yakni PT Dunia Kimia Jaya dan PT Liku Telaga, pada 2025.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics