Buka Rute Baru, Transnusa Targetkan Tingkat Keterisian Rute Jakarta-Bangkok Sebesar 75-80%
Transnusa resmi mengoperasikan penerbangan perdana (inaugural flight) rute Jakarta–Bangkok pada 6 Agustus 2026/Dok. Transnusa
PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) resmi mengoperasikan penerbangan perdana (inaugural flight) rute Jakarta–Bangkok pada 6 Agustus 2026. Frekuensinya dua kali penerbangan langsung setiap hari.
Group Chief Executive Officer Transnusa, Datuk Bernard Francis mengatakan bahwa inaugural flight Jakarta–Bangkok merupakan pencapaian penting dalam perjalanan ekspansi internasional Transnusa sekaligus langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan konektivitas regional di Asean.
“Inaugural flight Jakarta–Bangkok menjadi tonggak penting dalam perjalanan Transnusa. Untuk pertama kalinya, kami menghadirkan layanan penerbangan ke Thailand dengan frekuensi dua kali setiap hari dari Jakarta menuju Bangkok. Kehadiran rute ini bukan hanya memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Thailand, tetapi juga membuka akses yang lebih luas ke jaringan penerbangan internasional melalui Bangkok sebagai salah satu hub utama di kawasan,” kata Datuk Bernard dalam keterangannya.
Seluruh penerbangan menuju Bangkok dilayani melalui Suvarnabhumi Airport, bandara internasional utama Thailand yang menjadi hub bagi lebih dari 130 maskapai penerbangan dunia.
Transnusa menargetkan tingkat keterisian penumpang (load factor) sebesar 75% dalam dua bulan pertama operasional dan optimistis angka tersebut akan meningkat menjadi 80% seiring bertumbuhnya permintaan pasar.
Keberhasilan pengoperasian rute Jakarta–Bangkok juga menjadi fondasi bagi langkah ekspansi internasional Transnusa berikutnya. Maskapai ini dijadwalkan membuka penerbangan langsung Bali–Phuket pada 9 September 2026.