Kreator Konten Jadi Profesi Menjanjikan untuk Kalangan Milenial
Samsung The Sero mampu berputar secara vertikal sehingga dapat menampilkan media sosial dengan utuh/Dok. Samsung
“Itu susah banget, (bekerja di perusahaan) konsultan akuntansi besar. Sebetulnya hidup ini bagai hidup baru, di mana aku nggak punya knowledge dan saat ini masih belajar. Tapi orang tua akhirnya mendukung, walau sebelum keluar sampai kerja ribut besar. Tapi akhirnya aku meyakini mereka bahwa aku bisa menghasilkan duit dari sini, dan hasilnya positif,” kata Inayma.
Tidak hanya fokus di kanal Youtube, Inayma juga menghasilkan konten secara aktif melalui instagram dan juga TikTok di mana jumlah pengikutnya mencapai 122 ribu dan 114 ribu.
Dengan demikian, kata Inayma, rutinitasnya sebagai konten kreator bisa melelahkan karena harus menyiapkan konten bagi ratusan ribu penonton yang tersebar di berbagai platform.
“Karena aku nggak bisa hidup dari (penghasilan) adsense Youtube doang. Jadi aku coba yang lain, di sini, di situ. Dan memang susah, capai. Tapi bagaimana lagi? Itulah struggle aku. Jadi untuk Youtube masih cari konsistensinya karena aku fokus di IG dan TikTok,” kata Inayma.
Artikel ini merupakan kerjasama antara The Iconomics dengan Finansialku. Keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Finansialku.
Halaman Berikutnya