Perusahaan Milik Keluarga Presiden Prabowo Masuk ke Industri Kripto

0
214

Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto masuk ke industri aset kripto dengan mengakuisisi saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN). Akuisisi dilakukan oleh PT Arsari Nusa Investama yang merupakan bagian dari Arsari Group.

Dalam keterangan pers kepada media, baik Arsari Group maupun COIN,  tidak mengungkapkan nilai saham yang dibeli tersebut. Dalam keterangan resmi itu hanya disebutkan bahwa “Arsari Group resmi menjadi salah satu pemegang saham COIN.”

Wakil Direktur Utama dan Direktur Operasional Arsari Group, Aryo P.S. Djojohadikusumo, menegaskan bahwa keputusan investasi ini merupakan bentuk dukungan nyata Arsari terhadap transformasi digital Indonesia. Terlebih lagi, Arsari Group memiliki visi yang sejalan dengan COIN beserta entitas anaknya, PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) yang sudah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  

“Kami melihat COIN memiliki fondasi kuat serta ekosistem yang lengkap dan paling siap untuk menjadi katalis dalam membangun dan mengembangkan industri aset digital nasional, termasuk aset kripto dengan mengedepankan tata kelola yang baik. Investasi ini bukan hanya tentang nilai ekonomi, tetapi tentang membangun kedaulatan digital Indonesia yang mampu menghasilkan inovasi dan nilai tambah bagi ekonomi nasional,” ujar Aryo dalam keterangan pers, Rabu (10/12).

Baca Juga :   Dikabarkan Dicaplok Hashim Djojohadikusumo dan Northstar, Manajemen Agro Bahari Nusantara Tbk Buka Suara

Mengutip situs Arsari Group, Hashim Djojohadikusumo adalah Pendiri & Presiden Direktur perusahaan tersebut. Arsari Group memiliki beberapa lini usaha seperti agroforestri, pertanian, infrastruktur digital, energi terbarukan, energi dan pertambangan, serta perdagangan dan budidaya perairan.

Menurut Aryo, dengan lengkapnya ekosistem aset digital di Indonesia serta dukungan regulasi yang semakin matang melalui pengawasan aset digital oleh OJK, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat inovasi aset digital dan pusat perdagangan aset digital di kawasan di Asia Tenggara. 

Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk, Ade Wahyu, menyambut positif langkah Arsari Group. 

“Kehadiran Arsari Group memberikan nilai tambah yang signifikan bagi COIN, terutama dalam memperkuat tata kelola yang baik untuk korporasi skala besar. Selain itu, masuknya Arsari Group juga meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada industri aset digital secara umum, serta khususnya kepada COIN,” jelas Ade.  

Aryo mengatakan langkah Arsari Group senantiasa berorientasi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan jangka panjang. “Kami memandang Industri Aset Keuangan Digital sebagai salah satu kunci akselerasi transformasi digital, yang menjadi pilar vital dalam mencapai visi besar Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, Arsari Group mendukung penuh pengembangan sektor ini demi mewujudkan kedaulatan digital Indonesia,” imbuh Aryo.

Baca Juga :   Adik Presiden Prabowo; Tidak Benar Semua PLTU Batu Bara Ditutup Mulai 2040

Dengan dukungan keahlian lintas sektor dan jaringan global Arsari Group, COIN akan mempercepat pengembangan produk-produk inovatif yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional, serta memperkuat posisi Indonesia di pasar global. 

Indonesia kini menempati posisi strategis sebagai salah satu pasar aset kripto terbesar di dunia. Hal ini tercermin dari data OJK hingga akhir Oktober 2025 yang mencatat jumlah pengguna telah mencapai lebih dari 18 juta konsumen, dengan total nilai transaksi menembus Rp409,56 triliun. Posisi strategis ini diperkuat oleh laporan 2025 Global Crypto Adoption Index dari Chainalysis, yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-7 dunia.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics